BibTex Citation Data :
@article{JPGS49394, author = {Tiara Raharja and Puji Astuti and Lusia Astrika}, title = {ANALISIS KINERJA SEKOLAH DASAR KOTA BANDUNG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TAHUN 2023}, journal = {Journal of Politic and Government Studies}, volume = {14}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pendidikan inklusif di sekolah dasar di Kota Bandung dengan fokus pada kinerja layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) pada tahun 2023. Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang memastikan semua siswa, termasuk ABK, mendapatkan kesempatan belajar bersama dalam lingkungan yang sama tanpa diskriminasi. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala yang perlu dikaji lebih dalam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan di dua sekolah, yaitu SD Negeri 206 Putraco Indah dan SD Swasta Assalaam Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori kinerja oleh Robbins (1996), yang mencakup lima dimensi utama: kualitas, kuantitas, kerja sama, inisiatif, dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pendidikan inklusif telah diterapkan di kedua sekolah, masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya. Di SD Negeri 206 Putraco Indah, keterbatasan fasilitas, tenaga pendamping dan kurangnya pemahaman guru mengenai metode pembelajaran inklusif menjadi kendala utama. Sementara itu, di SD Swasta Assalaam Bandung, memiliki dukungan fasilitas lebih baik, tetapi masih ditemukan kesenjangan dalam pemerataan bantuan akomodasi pendukung dari Pemerintah. Faktor pendukung yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, serta adanya pelatihan bagi tenaga pengajar. Rekomendasi yang dihasilkan dalam penelitian ini diperlukan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, pemerataan ketersediaan fasilitas pendukung, pemberlakuan monitoring, evaluasi serta pelatihan secara berkala dan memperkuat koordinasi antara sekolah, orang tua, serta pemerintah. Dengan perbaikan tersebut diharapkan penyelenggaraan program pendidikan inklusif dapat dilaksanakan dengan efektif sesuai dengan kebutuhan para anak inklusi. Kata Kunci: Pendidikan Inklusif, Anak Berkebutuhan Khusus, Kinerja Layanan Pendidikan,}, pages = {37--57} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/49394} }
Refworks Citation Data :
Last update: