skip to main content

TRANSISI KEBIJAKAN MENGENAI PERUBAHAN MODA TRANSPORTASI ANGKOT MENJADI BISKITA OLEH PEMERINTAH KOTA BOGOR

*Gloria Stefani Ayu Averina  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Rina Martini  -  universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Transportasi umum telah menjadi kebutuhan vital bagi mobilitas masyarakat yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan. Masyarakat membutuhkan transportasi yang nyaman dan efisien waktu. Operasional transportasi diatur melalui kebijakan sebagai pedoman. Perubahan moda transportasi menciptakan transisi kebijakan yang memerlukan adaptasi baru, seringkali menimbulkan gesekan dengan kebiasaan lama. Di Kota Bogor, angkot (angkutan kota) yang tidak terkendali yang berkontribusi terhadap kemacetan kini digantikan oleh Biskita. Pemerintah Kota Bogor memperkenalkan Biskita untuk mewujudkan transportasi umum yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan. Penelitian ini menganalisis transisi kebijakan perubahan moda transportasi dan hambatannya melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait bersama dengan Pemerintah Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi kebijakan menjadi solusi untuk permasalahan transportasi umum. Kendala utama adalah keterbatasan anggaran dan respon dari supir dan pemilik usaha angkot. Program konversi dan peremajaan transportasi umum menjadi bentuk transisi kebijakan untuk menyelesaikan masalah transportasi di Kota Bogor. Sosialisasi berkelanjutan diperlukan untuk mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem transportasi baru yang lebih terstruktur. Evaluasi rutin terhadap kinerja Biskita juga perlu dilakukan untuk memastikan bahwa peningkatan layanan transportasi umum tercapai sesuai dengan harapan semua kelompok masyarakat. Kata kunci: Transisi Kebijakan, Transportasi Umum, Angkot, Biskita, Pemerintah Kota Bogor 1Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.