skip to main content

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN SARAPAN DENGAN KESEGARAN JASMANI DAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI PADANGSARI 02 BANYUMANIK

*Rossa Kurnia Ethasari  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Nuryanto Nuryanto  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang : Masih banyak anak sekolah dasar (SD) yang belum  tahu  manfaat  sarapan dan seringnya mengabaikan sarapan. Sarapan berguna untuk kesegaran jasmani dan status gizi yaitu melalui pemenuhan kebutuhan zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan dengan kesegaran jasmani dan status gizi pada anak SD.

Metoda : Desain penelitian adalah cross-sectional. Subjek sebanyak 56 anak diperoleh dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi kebiasaan sarapan diperoleh dengan metode food recall 3x24 jam, kesegaran jasmani diperoleh dengan Harvard Step Test dan status gizi ditentukan berdasarkan pengukuran z-score IMT/U. Data dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan melihat kenormalan data.

Hasil : Rerata kebiasaan sarapan subyek yaitu sebesar 4,28±1,84 kali/minggu. Rerata sumbangan energi sarapan subyek yaitu sebesar 34,01±9,09 persen. Rerata kesegaran jasmani subyek yaitu sebesar 73,08±8,81 bpm. Rerata z-score IMT/U subyek yaitu sebesar 0,88±1,45. Hasil penelitian menunjukkan  tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan kesegaran jasmani (p = 0,372, r = 0,045). Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan status gizi (p = 0,080, r = 0,190).

Simpulan : Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan  kesegaran  jasmani dan status gizi. 

Fulltext View|Download
Keywords: Sarapan, kesegaran jasmani, status gizi

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.