skip to main content

PERBEDAAN PENGARUH ASUPAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea) REBUS DAN PANGGANG TERHADAP KADAR ASAM URAT DALAM DARAH PADA WANITA DISLIPIDEMIA

*Fransiska Angelina  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Kusmiyati DK  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Yekti Wirawanni  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .

Citation Format:
Abstract

LatarBelakang : Hiperurisemi dipengaruhi oleh keadaan dislipidemia dan asupan purin. Kondisi dislipidemia mengakibatkan menurunnya aktivitas enzim GA3PDH (Glyceraldehyde 3 phospate dehydrogenase) yang menyebabkan terjadinya diversi ribose-5-phospate menjadi PRPP (phosphoribosyl pyrophosphate). PRPP lalu ditransformasi menjadi inosine monophosphate (IMP). Dari senyawa perantara yang berasal dari adenosine monophosphate (AMP) dan guanosine monophosphate (GMP), purinic nucleotides digunakan untuk sintesis DNA dan RNA, dilanjutkan dengan  inosinyang kemudian akan mengalami degradasi menjadi hipoxantin, xantindan akhirnya menjadiasam urat. Asupan purin yang berlebihan seperti kacang tanah juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiperbedaan pengaruhasupan kacang tanah rebus dan panggang pada wanita dislipidemia.

Metode : Jenis penelitian adalah true experiment dengan rancangan pre test – post test. Subjek adalah 22 wanita dislipidemia dengan kadar kolesterol LDL  ≥ 130 mg/dl,  HDL ≤ 40 mg/dl dan kadar asam urat normal 2,4-6,1 mg/dl. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok dengan metode simple randomization, yang terdiri atas kelompok perlakuan pertama dan kelompok perlakuan kedua, masing-masing kelompok terdiri dari 11 subjek. Kelompok perlakuan pertama mendapatkan kacang tanah rebus sebanyak 77 gram/hari dan kelompok perlakuan kedua mendapatkan kacang tanah panggang sebanyak 77 gram/hari. Pemberian kacang tanah rebus dan panggang dilakukan selama 4 minggu. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisis statistik menggunakan uji dependent t-test dan independent t-test.

Hasil : Rerata kadar asam urat sebelum intervensi pada kelompok rebus yaitu 3,94 mg/dl dan pada kelompok panggang 4,45mg/dl. Rerata kadar asam urat  setelah intervensi pada kelompok rebus yaitu 4,79 mg/dl dan pada kelompok panggang 4,41mg/dl. Ada perubahan rerata kadar asam urat darah setelah diberikan kacang rebus (p=0,002). Tidak ada perubahan rerata kadar asam urat darah setelah diberikan kacang panggang (p=0,851).

Kesimpulan : Ada perbedaan pengaruh konsumsi kacang tanah rebus dan panggang terhadap kadar asam urat darah pada wanita dislipidemia. Ada perubahan rerata kadar asam urat darah setelah diberikan kacang tanah rebus (p=0,002).

Fulltext View|Download
Keywords: asam urat; dislipidemia; kacang tanah

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.