PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS KELAPA TERHADAP NILAI INDEKS GLIKEMIK, BEBAN GLIKEMIK, DAN TINGKAT KESUKAAN ROTI

*Rayyani Zaena Dini  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Ninik Rustanti  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 22 Jan 2014; Published: 27 Jan 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Jilid 4
Language: EN
Statistics: 151 88
Abstract

 

*)Penulis Penanggungjawab

 Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe II merupakan tipe diabetes yang sangat berhubungan erat dengan pola hidup dan bersifat progresif, sehingga dalam penatalaksanaannya diperlukan kontrol gula darah agar keadaan tidak memburuk dan menurunkan risiko komplikasi. Upaya ini dapat dilakukan melalui pemilihan makanan dengan indeks glikemik (IG) rendah, namun tetap memperhatikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Pemanfaatan tepung ampas kelapa yang diolah menjadi roti dapat menghasilkan roti dengan nilai indeks glikemik yang lebih rendah daripada roti biasa.

Tujuan: Menganalisis nilai indeks glikemik, beban glikemik, dan tingkat kesukaan roti yang disubstitusi dengan tepung ampas kelapa. 

Metode: Penelitian eksperimental acak lengkap satu faktor pada konsentrasi tepung ampas kelapa (0%, 10%, dan 20%) yang disubstitusikan pada roti untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai indeks glikemik, beban glikemik, dan tingkat kesukaan roti. Data nilai indeks glikemik dan beban glikemik dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA, sedangkan data tingkat kesukaan dianalisis menggunakan uji Friedman.

Hasil: Indeks glikemik yang dihasilkan berkisar antara 39,85 – 66,55 %, sedangkan beban glikemik berkisar antara 14,50 – 24,38. Substitusi tepung ampas kelapa berpengaruh secara nyata terhadap indeks glikemik dan beban glikemik. Uji tingkat kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa pada roti yang disubstitusikan dengan tepung ampas kelapa memperoleh penilaian netral hingga suka.

Kesimpulan: Roti substitusi 20% tepung ampas kelapa memiliki IG dan BG terendah. Roti substitusi tepung ampas kelapa memiliki tingkat kesukaan yang lebih rendah daripada roti tanpa substitusi tepung ampas kelapa.

Keywords: Tepung ampas kelapa; roti; indeks glikemik; beban glikemik; tingkat kesukaan