Asupan Energi Cemilan, Durasi dan Kualitas Tidur Pada Remaja Obesitas Dan Non Obesitas

*Viony Vira Agita  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nurmasari Widyastuti  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Choirun Nissa  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 26 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 108 180
Abstract

Latar belakang: Asupan energi cemilan, durasi dan kualitas tidur merupakan salah satu faktor risiko terjadinya obesitas. Remaja obesitas biasa mengasup asupan energi cemilan berlebih, memiliki durasi tidur yang pendek, serta kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui apakah terdapat perbedaan asupan energi cemilan, durasi dan kualitas tidur pada remaja obesitas dan non obesitas usia 15-18 tahun.

Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan desain cross sectional. Subjek sebanyak 25 orang masuk ke dalam kelompok obesitas dan 25 orang  merupakan kelompok  non obesitas. Semua subjek diwawancara menggunakan kuesioner skrining, indeks kualitas tidur pittsburgh, frekuensi makan semi kuantitatif, dan formulir singkat aktifitas fisik internasional. Analisis statistik menggunakan uji  independent t test, dan Mann Whitney.

Hasil: Nilai perbedaan asupan energi cemilan (p= <0,001), durasi tidur (p=0,415), kualitas tidur (p=<0,001) pada kelompok obesitas dan non obesitas.

Kesimpulan: Terdapat perbedaan asupan energi cemilan dan kualitas tidur pada kelompok obesitas dan non obesitas. Tidak terdapat perbedaan durasi tidur pada kelompok obesitas dan non obesitas.

Keywords: Asupan energi cemilan, durasi tidur, kualitas tidur, remaja, obesitas