skip to main content

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA DI UNIT BOILER INDUSTRI TEKSTIL X KABUPATEN SEMARANG

*Ellita Ersa Afiani  -  , Indonesia
Siswi Jayanti  -  , Indonesia
Baju Widjasena  -  , Indonesia
Published: 5 Aug 2016.

Citation Format:
Abstract
One of the negative impacts of boiler operation using coal fuel is air pollution caused by coal dust. Respirable coal dust can risk workers of lung function disturbance either restriction, obstruction or mixed. The purpose of this study was analyze factors associated with lung function disturbance to workers in boiler unit of X textile industry in Semarang district. This research was an observational research with cross sectional approach. The subjects were all 35 workers in boiler unit. The measurement result of respirable coal dust level showed that the respirable coal dust level above the Threshold Limit Value (TLV) was 2 mg/m3. The result of this study indicates that lung function disturbance which occurs to workers in boiler unit is a mild restrictive lung disease which of the 35 subjects, 34.3% of them had mild restriction. Based on the Fisher Excat Test  correlation test, researchers concluded that ages is not associated with lung function disturbance (p-value = 0,726), history of lung disease related to lung function disturbance (p-value = 0,003), there is no correlation between working periode with lung function disturbance (p-value = 1,000), type of work associated with lung function disturbance (p-value = 0,013), there is no correlation between nutritional status with lung function disturbance (p-value = 1,000), personal protective equipment related to lung function disturbance (p-value = 0,024). Researchers suggested that the workers always use mask when he work and replace the mask every day or at least wash fabric mask every day .
Fulltext View|Download
Keywords: lung function disturbance, coal dust, respirable dust level

Article Metrics:

Article Info
Section: Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Recent articles
HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR DENGAN PRAKTIK HYGIENE GENITALIA EKSTERNAL PADA REMAJA PUTRI PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH TEMBALANG SEMARANG TAHUN 2016 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DOKTER KELUARGA (STUDI KASUS PADA SALAH SATU KLINIK DI KELURAHAN BULUSAN) HUBUNGAN SANITASI DENGAN STATUS BAKTERIOLOGI (STATUS Koliform DAN KEBERADAAN Salmonella sp) PADA JAJANAN DI SEKOLAH DASAR WILAYAH KECAMATAN TEMBALANG, SEMARANG PENGARUH TINGKAT KONSENTRASI EFFECTIVE MIKROORGANISM 4 (EM 4) TERHADAP KEPADATAN LALAT PETERNAK SAPI (STUDI DI TEMPAT DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA SISA MAKANAN NARAPIDANA (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Semarang) POLA PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) DAN STATUS GIZI IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU, KOTA SEMARANG PERBEDAAN KEJADIAN KONJUNGTIVITIS FOTOELEKTRIK DENGAN METODE PENGELASAN BUSUR DAN PENGELASAN FRICTION STIR WELDING (FSW) ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI KAWASAN PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK KELURAHAN KAYU PUTIH, JAKARTA TIMUR (Studi Kasus di RW 016 Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Kotamadya Jakarta Timur) HUBUNGAN PENGGUNAAN DAN PENANGANAN PESTISIDA PADA PETANI BAWANG MERAH TERHADAP RESIDU PESTISIDA DALAM TANAH DI LAHAN PERTANIAN DESA WANASARI KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATI I KABUPATEN PATI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA DI SD N KARANGTOWO KECAMATAN KARANGTENGAH KABUPATEN DEMAK ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI KANTOR KELURAHAN KOTA SEMARANG More recent articles

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.