skip to main content

SURVEI BEBERAPA FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN REMBANG (STUDI PADA SUKARELAWAN)

*Putri Septyarini  -  , Indonesia
Lintang Dian Saraswati  -  , Indonesia
Henry Setyawan Susanto  -  , Indonesia
Published: 2 Mar 2015.

Citation Format:
Abstract

The prevalence of non-communicable disease in Rembang regency was increase 2,21% (2010), 2,40% (2011), and 2,48% (2012). The prevention of non-communicable disease should be focused on its risk factors. A cross-sectional study was conducted to obtain the major risk factors of non-communicable disease in Rembang regency. Samples were taken using the technique of multi-stage similar to a previous study in 2010. A total of 384 men aged 25-64 years stratified by place (8 coastal and 40 non-coastal region) were selected. Data risk factors of non-communicable disease were adopted by using The WHO Stepwise Approach. The result showed the majority of the respondents aged 35-44 years (43,49%), completed junior high school (33,33%), with income below the minimum wage (44,71%) and unpaid work (41,67%). The prevalence of smoking was 72,40%, hypertension 15,36%, obesity 1,56%, and overweight 18,75%. While the prevalence of hyperglycemia was 20,31%. Prevalence of non-communicable disease risk factors increased with age. Based on this research high burden of non-communicable disease risk factors in Rembang regency was increased, comparable to the previous study in Rembang regency 2010. Health promotion about healthy life style was needed to be improved as a first step to prevention.

Fulltext View|Download
Keywords: smoking behavior, blood pressure, body mass index, blood glucose

Article Metrics:

Article Info
Section: Epidemiologi dan Penyakit Tropik
Recent articles
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RENCANA AKSI DAERAH (RAD) MDG’s POINT 5 DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DI KOTA SEMARANG STUDI SISTEM PELAYANAN ADMINISTRATIF PENANGANAN KASUS RUJUKAN PERSALINAN KOMPLIKASI IBU BERSALIN PESERTA BPJS DI RSUD KOTA SEMARANG HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU BIDAN DESA DENGAN KINERJA BIDAN DESA DALAM PENCATATAN DAN PENGOLAHAN DATA PWS-KIA DI KECAMATAN BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG HUBUNGAN FAKTOR RIWAYAT EFEK SAMPING, AKSES PELAYANAN DAN TOKOH PANUTAN DENGAN KEIKUTSERTAAN SEBAGAI AKSEPTOR KONTRASEPSI TUBEKTOMI DI KELURAHAN MANGUNSARI KOTA SALATIGA SURVEI KEBERADAAN FORMALIN PADA TELUR AYAM RAS DI PASAR TRADISIONAL INDUK DAN PASAR MODERN KAWASAN KOTA SEMARANG SURVEI BEBERAPA FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN REMBANG (STUDI PADA SUKARELAWAN) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI MAKAN BUAH DAN SAYUR PADA ANAK PRA SEKOLAH PAUD TK SAPTA PRASETYA KOTA SEMARANG KAJIAN KASUS HUBUNGAN POLA ASUHAN GIZI, PENGETAHUAN GIZI IBU PEKERJA SEKS KOMERSIAL DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BADUTA (Studi di KompleksLokalisasiTegalrejo, KecamatanBergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Tahun 2014) HUBUNGAN PAJANAN BENZENE DENGAN TEMUAN RETIKULOSIT, KADAR HEMOGLOBIN DARAH, DAN KADAR FENOL DALAM URINE PEKERJA INDUSTRI SEPATU X JAKARTA HUBUNGAN PAPARAN KADAR TOLUENE DI UDARA DENGAN FUNGSI GINJAL PADA PEKERJA BAGIAN PENGECATAN PERUSAHAAN KAROSERI X MAGELANG HUBUNGAN JENIS SUMBER AIR, KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR, PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPER TENGAH SEMARANG FAKTOR-FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN RUMAH DAN PERILAKU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI KELURAHAN KUNINGAN KECAMATAN SEMARANG UTARA FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU WANITA PEKERJA SEKS (WPS) UNTUK MELAKUKAN VCT DI LOKALISASI TEGAL PANAS KABUPATEN SEMARANG PERILAKU SEKSUAL PACARAN REMAJA DI WILAYAH PUSKESMAS MAGELANG TENGAH More recent articles

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.