Kontribusi Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Indonesia Dalam Pengembangan Profesionalisme Pustakawan

*Rizal Gani Kaharudin  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Ana Irhandayaningsih  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Pengembangan profesionalisme pustakawan merupakan bagian dari penguatan profesi dan meningkatkan
kredibilitas. Peningkatan profesionalisme pustakawan diperlukan juga peran dari asosiasi profesi seperti Ikatan
Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi (ISIPII). Penelitian ini akan menjelaskan kontribusi Ikatan Sarjana Ilmu
Perpustakaan dan Informasi Indonesia dalam pengembangan pustakawan. Metode penelitian yang digunakan
yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan kriteria partisipan ada penelitian ini menggunakan
teknik snowball sampling. Teknik pengambilan data dengan cara wawancara kepada informan yang sesuai dengan
kriteria. Hasil wawancara kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis, peneliti menggunakan thematic
untuk diidentifikasi, dianalisis, dan diperoleh tema berdasarkan data wawancara yang diperoleh. Hasil analisis
penelitian ini, kontribusi ISIPII pada pengembangan profesionalisme pustakawan yaitu pada aspek kelembagaan,
pembahasan isu strategis, kajian ilmiah, penguatan profesional, dan advokasi kebijakan dalam keilmuan
perpustakaan dan informasi. Bentuk pengembangan profesionalisme yang dilaksanakan lebih fokus kepada
intelektual pustakawan.
Keywords
asosiasi profesi; profesionalisme, kepustakawanan

Article Metrics:

  1. Braun and Clark. (2006). “Using Thematic Analysis in
  2. Psychology”. Journal of Qualitative Research
  3. in Psychology. 3, 77-101. Diakses dari
  4. http://dx.doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
  5. [pada 29 April 2019]
  6. Hall, Richard H. (1968). “Profesionalization and
  7. Bureaucratation”. Journal of American
  8. Sociological Review, 33, 92-104. Diakses dari
  9. https://www.jstor.org/stable/2092242?readnow=
  10. &seq=2#page_scan_tab_contents [pada
  11. April 2019]
  12. Husna, Jazimatul. (2019.a). Embedded Librarian:
  13. Kolaborasi Pustakawan di Era InformJurnal Anuva, vol. 3, no. 4, 353-362. Diakses
  14. dari
  15. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/anuva/
  16. article/view/5236/2819 [pada 26 Desember
  17. .
  18. Husna, Jazimatul. (2019.b). Peran Pustakawan
  19. Sebagai Kreator Konten Digital. Jurnal Anuva,
  20. vol. 3, no. 2, 173-184. Diakses dari
  21. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/anuva/
  22. article/view/5236/2819 [pada 26 Desember
  23. .
  24. IFLA, (2010). “Building Strong Library Association :
  25. Modul 1 Library Association in Society”.
  26. Diakses dari
  27. https://learning.ifla.org/system/files/assets/mo
  28. dule1/libraryassnssociety_trainersmanual.pdf
  29. [pada 06 April 2019].
  30. IFLA, (2012). “Impact Report 2012: Building Strong
  31. Library Associations Programme”. Diakses
  32. dari https://www.ifla.org/bsla/impact [pada 1
  33. Mei 2019]
  34. IFLA, (2016). “Continuing Professional
  35. Development: Principles and Best Practices”.
  36. Diakses dari
  37. https://www.ifla.org/files/assets/cpdwl/guideli
  38. nes/cpdwl-qual-guide.pdf [pada 09 September
  39. .
  40. Mukhtar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif
  41. Kualitatif. Jakarta : Referensi.
  42. Richey, Robert W. (1973). Planning For Teaching :
  43. An Introduction to Education. New York :
  44. McGraw-Hill Company.
  45. Sudarsono, Blasius. (2010). “Pengembangan Profesi
  46. Pustakawan?”. Media Pustakawan, vol. 17 no.
  47. dan 4, 47-52. Diakses dari
  48. http://dev.perpusnas.go.id/assets/uploads/
  49. /02/pengembangan-profesipustakawan.
  50. pdf [pada 05 September 2018].
  51. Survive&Thrive. (2016). The Professional Association
  52. Strengthening Project : Modul 4 Function of a
  53. Professional Association. Diakses dari
  54. http://www.strongprofassoc.org/ [pada 06
  55. April 2019]
  56. Zen, Zulfikar. (2008). “35 Tahun IPI : 1973-2008”.
  57. Makalah Musyawarah Daerah Ikatan
  58. Pustakawan Indonesia. Diakses dari
  59. http://staff.ui.ac.id/system/files/users/zfzen/pu