PERSEPSI ARSIPARIS TERHADAP AKTIVISME KEARSIPAN (ARCHIVAL ACTIVISM) DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH

Sri Puji Astuti, Jumino Jumino

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi arsiparis terhadap aktivisme krearsipan (archival
activism) mencakup sejauh mana konsep aktivisme dapat diterima dan diimplementasikan dalam
aktivitas kearsipan sehari-hari di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukan bahwa konsep open government mengindikasikan penerimaan yang tinggi karena
berkaitan dengan penerapan UU Keterbukaan Informasi Publik oleh seluruh Organisasi Pemerintah
Daerah. Konsep accountability berada pada tingkat penerimaan moderate to high dengan
pertimbangan bahwa arsip-arsip yang mengandung konten tindak kriminal berada di bawah
wewenang lembaga peradilan hukum yang secara langsung bekerjasama dengan lembaga kearsipan
dalam kegiatan pengelolaan arsip. Konsep transparency memperoleh penerimaan tinggi dalam aspek
pembuatan catatan biografi arsiparis untuk mendukung tindak transparansi, namun mendapatkan
penerimaan rendah dalam aspek tindak netralitas arsiparis sehingga berada pada tingkat penerimaan
moderate. Konsep diversity mengindikasikan penerimaan paling rendah karena mengalami kendala
yakni, kurangnya sumber daya manusia, kerjasama dengan komunitas-komunitas marginal yang
belum terjalin dengan baik, serta pengelolaan masih berfokus pada arsip-arsip pemerintahan yang
menjadi bagian dari tugas pokok arsiparis.

Keywords


aktivisme kearsipan; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah; peran arsiparis; arsip komunitas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.