skip to main content

PENGARUH KONSENTRASI KONSORSIUM BAKTERI K4, K5 DAN K6 TERHADAP TINGKAT KESEHATAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii)

*Anggun Putriani Situmorang  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Slamet Budi Prayitno  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Sarjito  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Eucheuma cottonii adalah jenis rumput laut yang memiliki nilai ekonomis penting karena memiliki kandungan karaginan yang tinggi (Kappa carageenin dan Lota carageenin). Penyakit ice ice merupakan masalah yang sering dihadapi oleh pembudidaya  E. cottonii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat konsentrasi konsorsium bakteri penyebab timbulnya penyakit ice ice pada rumput laut (E. cottonii) dan mengetahui gejala klinis rumput laut (E. cottonii) yang terinfeksi konsorsium bakteri. Penelitian dilaksanakan pada bulan  2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah konsentrasi konsorsium bakteri yang berbeda dengan perlakuan A (106), B (107), C (108) dan D (100). Rata rata panjang E. cottonii pada penelitian 5 cm dengan bobot rata rata awal 1,5 gr. Pengujian dilakukan selama 22 hari yaitu aklimatisasi 10 hari dan uji patogenitas 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala klinis pada E. cottonii pasca inokulasi bakteri adalah terdapat spot putih pada thallus, pemudaran warna thallus dan bagian permukaan thallus mulai mengelupas, munculnya lendir pada thallus, cabang cabang thallus patah dan akhirnya seluruh bagian thallus patah. Pertumbuhan bobot mutlak rumput laut E. cottonii dalam penelitian selama 12 hari, diketahui bahwa E. cottonii mengalami pertumbuhan negatif. Pertumbuhan negatif paling rendah terjadi pada perlakuan C (-0.90±0.02). Kualitas air selama penelitian tergolong layak untuk kehidupan E. cottonii yaitu suhu pada kisaran 27-29 ˚C, pH pada kisaran 7-8, salinitas pada kisaran 28-30 ppt, nitrat pada kisaran 2,06-0,01 mg/l dan fosfat pada kisaran 1,07-0,2 mg/l. Berdasarkan identifikasi secara biokimia adalah isolat K4 dan K5 teridentifikasi bakteri Baccilus spp dan isolat K6 teridentifikasi bakteri Corynebacterium sp.


Eucheuma cottonii is a type of seaweed that has an important economic value because it has a high content of carrageenan (carageenin Kappa and Iota carageenin). Ice- ice disease is a common problem faced by farmers E. cottonii . This study aims to determine the effect of the concentration levels of disease -causing bacteria consortium ice ice on seaweed (E. cottonii) and know the clinical symptoms of seaweed (E. cottonii) were infected with bacterial consortium. The method used in this study is the experimental method. The study design used completely randomized design (CRD), with 4 treatments and 3 replications. Treatments were different concentrations of bacterial consortium with treatment A (106), B (107), C (108) and D (100). Average length of E. cottonii on research 5 cm with an average initial weight of 1.5 gram . Tests conducted over 26 days, 14 days of acclimatization and pathogenicity test 12 days. The results showed that the clinical symptoms of E. cottonii post- inoculation of bacteria is contained white spots on thallus, color fading and surface  thallus began to peel, mucus in the thallus and the media maintenance, broken branches and eventually the entire  thallus broken parts. The growth of the absolute weight of E. cottoniiseaweed in the study for 12 days, it is known that E. cottoniidecreased body weight. The highest decrease in body weight occurred in treatment C (-0.90 ± 0:02). Water quality for relatively decent maintenance for the life of E. cottonii that the temperature in the range of 27-29 °C, pH in the range 7-8 , in the range of 28-30 ppt salinity, nitrate at the end of the maintenance ranging from 2,06-0,01 mg / l and phosphate of the maintenance ranging from 1,07-0,2 mg/l. Based on the biochemical identification of the isolates K4 and K5 are identified Baccilus spp bacteria and bacterial isolates identified K6 Corynebacterium sp .

Fulltext View|Download
Keywords: Eucheuma cottonii; ice ice; Gejala klinis; Pertumbuhan mutlak; Kualitas air

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.