PERFORMA EFISIENSI PAKAN PERTUMBUHAN DAN KUALITAS NUTRISI ELVER SIDAT (Anguilla bicolor) MELALUI PENGKAYAAN PAKAN BUATAN DENGAN MINYAK IKAN

Asditra Anabela Perdana, - Suminto, Diana Chilmawati

Abstract


Ikan sidat (Anguilla bicolor) merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai potensi ekspor. Kendala dalam budidaya sidat adalah perumbuhanya yang lambat. Penambahan minyak ikan ke dalam pakan buatan diduga dapat mempercepat pertumbuhan sidat stadia elver. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak ikan dalam pakan buatan terhadap performa efisiensi pakan, pertumbuhan dan kualitas nutrisi elver sidat (A. bicolor). Ikan uji yang digunakan adalah ikan sidat dengan bobot rata-rata 9,25±0,3 g/ekor dan padat tebar 1 ekor/2l. Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari pada pukul 08.00 dan 16.00. Ikan uji dipelihara dalam ember plastik volume 30 liter air selama 50 hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penambahan minyak ikan pada pakan buatan tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap SGR, EPP dan PER, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap FCR dan SR; dan Tidak ada dosis terbaik penambahan minyak ikan dalam setiap perlakuan, baik perlakuan A (dosis minyak ikan 0%), B (dosis minyak ikan 2%), C (dosis minyak ikan 4%) maupun D (dosis minyak ikan 6%). Kualitas air pada media pemeliharaan masih berada dalam kondisi yang layak untuk budidaya ikan sidat.

 

Eel (Anguilla bicolor) is one types of fish that have potential as an export commodity. The problem of culture of eel is on the growth that very slow. However, added fish oil into artificial feed as a substance that can accelerate growth in stadia Elver eels. This study aims to determine the effect of fish oil in feed on performance of Elver eel feed efficiency, growth and nutritional quality Elver eels (A. bicolor). The eel weight of 9.25 ± 0.3 g / tail in avarage and initial density of 1tail/2L were cultivated in 30L conical plastic bucket with 20L in water volumes during 50 days. Feeding was do 2 times a day at 08:00 and 16:00. This research was conducted by an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 repetitions. The treatment in this study was the addition of fish oil in artificial feed ie: treatment A (dosage fish oil 0%), B (dosage fish oil 2%), C (dosage of fish oil 4%) and D (dosage of fish oil 6%). Data observed SGR, PER, FE, FCR, SR and water quality. The results showed that the addition of fish oil in artificial feed was no significant effect (P <0.01) on the SGR, FE and PER but no significant by effect (P> 0.05) on FCR and SR. There no best of dosage of 2% fish oil in the diet on SGR, PER, FE and FCR respectively. However, the water quality in the culture media was still in the proper conditions for the cultivation of eel.


Keywords


minyak ikan; pertumbuhan; sidat; pakan komersil

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Aquaculture Management and Technology by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats