Pengalaman Komunikasi Fans JKT48 dalam Fandom JKT48

Published: 1 Apr 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 120 508
Abstract

Penelitian ini mendalami tentang pengalaman fans musik pop yang sedang marak di
Indonesia. Umumnya masyarakat akan melihat fans musik sebagai sekumpulan
orang-orang yang mempunyai dunia sendiri dan susah bergaul dengan orang yang
tidak sekelompok dengan mereka. Fans JKT48 misalnya. Mereka dianggap sebagai
kelompok yang unik di mata masyarakat karena kebiasaan-kebiasaan mereka yang
terlihat berbeda dalam fans musik pop di Indonesia pada umumnya. Pengalaman
komunikasi fans JKT48 dalam fandom JKT48 yang dibahas dalam penelitian ini akan
menjawab kebiasaan mereka dan aktivitas mereka sebagai fans JKT48
Pengalaman komunikasi yang dibahas dalam penelitian ini menggunakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang berupaya untuk
menjelaskan pengalaman fans JKT48 dalam fandom JKT48. Didukung oleh Teori
Musik Pop dan Fans dari Tim Wall, dan Teori Konsumerisme dari Matt Hills.
Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa perilaku fans terhadap JKT48
bersifat obsesif dan kolektif. Fans merasa bahwa JKT48 adalah bagian dari semangat
mereka dalam aktivitas keseharian, Perilaku konsumsi mereka terhadap JKT48
berupa konser, teater, atau hasil karya mereka yang berbentuk CD, DVD atau foto
juga berlandaskan keinginan dasar mereka sebagai sifat fans sebagai kolektor dan
sebagai pihak yang jatuh cinta terhadap JKT48. Fans JKT48 menjadi sebuah
kelompok yang berperilaku konsumtif terhadap hal JKT48 Fans juga mempunyai
kode etik antar fans yang harus dipatuhi untuk menjaga perasaan antar fans dan tidak
menimbulkan kekacauan dalam fandom.

Keywords: Pengalaman komunikasi, Fans, Fandom, JKT48

Article Metrics: