Karya Bidang Program Tayangan Gitaran Sore-Sore PROTV (Divisi Business and Communication, dan Dokumentasi)

Published: 31 Dec 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kehadiran televisi lokal memberikan tayangan yang berbeda dari tayangan televisi
nasional yaitu dengan konten acara yang menitik beratkan kepada potensi budaya lokal yang ada
di setiap daerah sehingga bisa menumbuhkan kedekatan antara penonton dengan sebuah
tayangan.Hal ini merupakan kekuatan tersendiri dari Televisi lokal. Namun nyata-nya hal
itutidak mampu membuat televisi lokal seperti PROTV dengan Tayangan Gitaran Sore Sore
menjadi pilihan utama tontonan bagi masyarakat Semarang karena belum adanya jembatan
antara masyarakat dengan Gitaran Sore Sore.
Karya Bidang ini bertujuan untuk membangun sebuah jembatan dengan tujuan
meningkatkan behavior menonton acara Gitaran Sore Sore dengan membawa pesan “Jelajah
Dunia Semarang Lewat Obrolan”..Dengan memiliki pemahaman tentang kondisi psikografis dari
masyarakat, kemampuaan berkoordinasi dengan baik, menjalin relasi dengan para stake holder
maupun hal lainnya yang dilaksanakan secara tepat, Tugas yang dibebankan kepada penulis
dapat dikatakan berhasil.
Berdasarkan hasil riset yang dilaksanakan setelah kegiatan berlangsung goals frekuensi
menonton (1 kali dalam seminggu) tayangan Gitaran Sore-Sore di jam tayang yang baru mampu
mencapai 64% dari yang semula 31%. Berarti kenaikan yang dicapai yaitu 33%, melebihi target
yang berjumlah 20%.Sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk Divisi Produksi bisa dipenuhi
serta mendapatkan surplus dari Sponsor yang di dapat oleh divisi promosi. Beberapa pengiklan
pun tertarik untuk beriklan Maka dapat dikatakan Produksi Program Tayangan Gitaran Sore Sore
berhasil,
Kata Kunci : Media, Sponsor, Televisi lokal.

Article Metrics: