Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Yuk Keep Smile dan Bentuk Parental Mediation dengan Perilaku Kekerasan Yang Dilakukan Anak

Annisa Aulia Mahari, Tandiyo Pradekso, Djoko Setyabudi, Sri Widowati, Agus Naryoso

Abstract


Latar belakang penelitian ini adalah didasarkan pada tingginya kekerasan yang dilakukan
anak, salah satu faktor anak melakukan kekerasan itu adalah karena dampak dari televisi. Anak
menonton tayangan dan mengadopsi perilaku yang mereka lihat dalam adegan tayangan tersebut.
disini, tayangan Yuk Keep Smile merupakan tayangan yang memberikan dampak negatif. Yuk
Keep Smile merupakan acara hiburan, namun di dalam adegannya sering ditemukan kekerasan
verbal dan kekerasan fisik. Orang tua haruslah memberikan mediasi antara anak dengan televisi,
sehingga anak tidak serta merta menirukan apa yang mereka lihat. Bentuk parental mediation
manakah yang berhubungan dengan adopsi perilaku anak dari tayangan yang mereka tonton.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton tayangan Yuk
Keep Smile dan bentuk parental mediation dengan perilaku kekerasan yang dilakukan anak.
Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori belajar sosial dari Bandura dan diperkuat
dengan teori Powerfull Berdasarkan data dari lapangan didapatkan hasil bahwa intensitas
menonton tayangan Yuk Keep Smile cukup tinggi dan 61persen responden mendapatkan
coviewing mediation. Anak yang mendapatkan coviewing mediation kecenderungan melakukan
kekerasan cukup tinggi, anak yang mendapatkan active mediation kecenderungan melakukan
kekerasan rendah dan anak yang mendapatkan restrictive mediation kecenderungan melakukan
kekerasan cukup rendah.
Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang berdomisili di Semarang yang
berusia 6 - 12 tahun dan pernah menonton tayangan Yuk Keep Smile. Sampel yang digunakan
non random dengan tekhnik accidental sampling dikarenakan jumlah populasi yang tidak
diketahui dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Untuk menguji hubungan variabel X1
dengan Y dan variabel X2 dengan Y maka digunakan uji analisis Korelasi Pearson, dan uji
formula dengan Chi Square, sedangkan untuk menguji variabel X1 dan X2 dengan Y, digunakan
uji analisis Korelasi Konkordansi Rank Kendall (Kendall’s W Test). Berdasarkan hasil penelitian
maka semakin tingginya intensitas menonton tayangan Yuk Keep Smile dan mendapatkan
coviewing mediation semakin tinggi kecenderungan perilaku kekerasan yang dilakukan anak.
Kata kunci: dampak televisi dengan anak, parental mediation,kekerasan oleh anak.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung