BibTex Citation Data :
@article{IEOJ49853, author = {Naufal Hilmi Habibi and Muhammad Mujiya Ulkhaq}, title = {STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN PENDEKATAN KLASIFIKASI ABC-FSN DAN METODE MIN-MAX PADA MATERIAL SPIRAL WOUND GASKETS DI PT XYZ}, journal = {Industrial Engineering Online Journal}, volume = {14}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Inventory, ABC-FSN classification, Min-Max method, inventory turnover ratio, Spiral Wound Gaskets}, abstract = { Abstrak PT XYZ menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan material Spiral Wound Gaskets, yang berdampak pada rendahnya nilai service availability dan meningkatnya biaya persediaan. Persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses maintenance serta meningkatkan biaya penyimpanan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian persediaan yang efektif untuk memastikan ketersediaan material yang optimal dengan biaya yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengendalian persediaan material Spiral Wound Gaskets menggunakan kombinasi metode klasifikasi ABC-FSN dan metode Min-Max. Metode ABC digunakan untuk mengelompokkan material berdasarkan nilai konsumsi tahunan, sedangkan metode FSN diterapkan untuk mengklasifikasikan material berdasarkan inventory turnover ratio. Selanjutnya, metode Min-Max digunakan untuk menentukan nilai Reorder Point (ROP), stok minimum, stok maksimum, safety stock, serta kuantitas pemesanan yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ABC-FSN berhasil mengidentifikasi material dengan prioritas tinggi yang memerlukan perhatian lebih dalam pengendalian persediaan. Penerapan metode Min-Max mampu mengoptimalkan jumlah stok yang disimpan serta mengurangi risiko kekurangan dan kelebihan stok. Perhitungan total biaya persediaan menunjukkan bahwa penerapan metode ini dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp6.754.402, dari kondisi aktual Rp12.314.315 menjadi Rp5.559.913. Dengan demikian, kombinasi metode ABC-FSN dan Min-Max terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, mengurangi biaya total inventory, serta meningkatkan service availability material Spiral Wound Gaskets di PT XYZ. Kata Kunci: Persediaan, klasifikasi ABC-FSN, metode Min-Max, rasio perputaran persediaan, Spiral Wound Gaskets Abstract PT XYZ faces issues in inventory control for Spiral Wound Gaskets, resulting in low service availability and increased inventory costs. Suboptimal inventory management can cause delays in maintenance processes and higher storage costs. Therefore, an effective inventory control strategy is needed to ensure optimal material availability with more efficient costs. This study aims to analyze and optimize inventory control for Spiral Wound Gaskets using a combination of the ABC-FSN classification method and the Min-Max method. The ABC method is used to categorize materials based on annual consumption value, while the FSN method classifies materials based on the inventory turnover ratio. Furthermore, the Min-Max method is applied to determine the Reorder Point (ROP), minimum stock, maximum stock, safety stock, and optimal order quantity. The study results show that the ABC-FSN method successfully identifies high-priority materials requiring greater attention in inventory management. Implementing the Min-Max method optimizes stored stock levels and reduces the risk of stock shortages and excess inventory. The total inventory cost analysis reveals that applying this method can save inventory costs by Rp. 6,754,402, reducing the actual company cost from Rp12,314,315 to Rp5,559,913.Thus, the combination of the ABC-FSN and Min-Max methods proves effective in improving inventory management efficiency, reducing total inventory costs, and increasing the service availability of Spiral Wound Gaskets at PT XYZ. Keywords: Inventory, ABC-FSN classification, Min-Max method, inventory turnover ratio, Spiral Wound Gaskets }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/49853} }
Refworks Citation Data :
Abstrak
PT XYZ menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan material Spiral Wound Gaskets, yang berdampak pada rendahnya nilai service availability dan meningkatnya biaya persediaan. Persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses maintenance serta meningkatkan biaya penyimpanan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian persediaan yang efektif untuk memastikan ketersediaan material yang optimal dengan biaya yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengendalian persediaan material Spiral Wound Gaskets menggunakan kombinasi metode klasifikasi ABC-FSN dan metode Min-Max. Metode ABC digunakan untuk mengelompokkan material berdasarkan nilai konsumsi tahunan, sedangkan metode FSN diterapkan untuk mengklasifikasikan material berdasarkan inventory turnover ratio. Selanjutnya, metode Min-Max digunakan untuk menentukan nilai Reorder Point (ROP), stok minimum, stok maksimum, safety stock, serta kuantitas pemesanan yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ABC-FSN berhasil mengidentifikasi material dengan prioritas tinggi yang memerlukan perhatian lebih dalam pengendalian persediaan. Penerapan metode Min-Max mampu mengoptimalkan jumlah stok yang disimpan serta mengurangi risiko kekurangan dan kelebihan stok. Perhitungan total biaya persediaan menunjukkan bahwa penerapan metode ini dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp6.754.402, dari kondisi aktual Rp12.314.315 menjadi Rp5.559.913. Dengan demikian, kombinasi metode ABC-FSN dan Min-Max terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, mengurangi biaya total inventory, serta meningkatkan service availability material Spiral Wound Gaskets di PT XYZ.
Kata Kunci: Persediaan, klasifikasi ABC-FSN, metode Min-Max, rasio perputaran persediaan, Spiral Wound Gaskets
Abstract
PT XYZ faces issues in inventory control for Spiral Wound Gaskets, resulting in low service availability and increased inventory costs. Suboptimal inventory management can cause delays in maintenance processes and higher storage costs. Therefore, an effective inventory control strategy is needed to ensure optimal material availability with more efficient costs. This study aims to analyze and optimize inventory control for Spiral Wound Gaskets using a combination of the ABC-FSN classification method and the Min-Max method. The ABC method is used to categorize materials based on annual consumption value, while the FSN method classifies materials based on the inventory turnover ratio. Furthermore, the Min-Max method is applied to determine the Reorder Point (ROP), minimum stock, maximum stock, safety stock, and optimal order quantity. The study results show that the ABC-FSN method successfully identifies high-priority materials requiring greater attention in inventory management. Implementing the Min-Max method optimizes stored stock levels and reduces the risk of stock shortages and excess inventory. The total inventory cost analysis reveals that applying this method can save inventory costs by Rp. 6,754,402, reducing the actual company cost from Rp12,314,315 to Rp5,559,913.Thus, the combination of the ABC-FSN and Min-Max methods proves effective in improving inventory management efficiency, reducing total inventory costs, and increasing the service availability of Spiral Wound Gaskets at PT XYZ.
Keywords: Inventory, ABC-FSN classification, Min-Max method, inventory turnover ratio, Spiral Wound Gaskets
Last update:
Program Studi Teknik Industri
Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang Semarang 50239
Telp / Fax : (024) 7460052
Email : i_engineering@ymail.com