BibTex Citation Data :
@article{IEOJ49775, author = {Alexander Joyfull Lenga and Diana Puspita Sari}, title = {ANALISIS PENYEBAB LOSSES STROKE PADA PROSES BENDING PADA MESIN BENDING AMADA RG-100 DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN FAULT TREE ANALYSIS (STUDI KASUS: DEPARTEMEN REFRIGERATOR PT XYZ)}, journal = {Industrial Engineering Online Journal}, volume = {14}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Losses Stroke, Machine Bending,, Value Stream Mapping, Fault Tree Analysis}, abstract = { Abstrak Analisis Penyebab Losses Stroke pada Proses Bending Pada Mesin Bending AMADA RG-100 dengan Menggunakan Metode Value Stream Mapping dan Fault Tree Analysis (Studi Kasus: Departemen Refrigerator PT XYZ). PT XYZ mengalami pemborosan pada proses produksi mereka, dimana pemborosan ini dapat terjadi pada proses produksi dan mampu mengakibatkan adanya kerugian secara serius pada perusahaan, yakni dalam segi waktu penyelesaian produk atau yang disebut dengan backlog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab losses serta untuk mengidentifikasi cara-cara untuk mengurangi losses ini. Dalam penelitian ini, digunakan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisis faktor-faktor penyebab losses yang terjadi pada proses produksi departemen refrigerator. Hasil penggalian masalah dengan metode current value stream mapping menyatakan bahwa mesin bending sebagai mesin yang pertama kali melakukan pengolahan dalam pabrik refrigerator, serta juga mesin yang inefisien serta menghasilkan losses dengan data NVA tertinggi yakni sebesar 42,22% dan efisiensi mesin sebesar 54%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode fault tree analysis untuk mencari akar masalah dari mesin bending, yang kemudian dengan menggunakan asumsi, dapat diselesaikan dengan menambah lini kerja baru sebelum lini kerja bending, yakni lini kerja sorting. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penelitian ini, lini kerja yang menyebabkan terjadinya losses dalam produksi merupakan lini kerja bending. Peningkatan nilai VA secara signifikan terjadi dengan membuka satu lini kerja baru yakni lini kerja sorting, dapat dihitung bahwa inefisiensi pada lini kerja bending telah teratasi, sehingga pada perhitungan VA pada future value stream mapping didapatkan nilai sebesar 79,56% dan efisiensi mesin diharapkan sebesar 87%. Kata kunci: Losses Stroke, Mesin Bending, Value Stream Mapping, Fault Tree Analysis Abstract Analysis of Stroke Losses Causes in the Bending Process on AMADA RG-100 Bending Machine Using Value Stream Mapping and Fault Tree Analysis Methods (Case Study: Refrigerator Department at PT XYZ). PT XYZ experiences waste in their production process, which can occur during production and lead to serious losses for the company, particularly in terms of product completion time, known as backlog. The objective of this study is to identify the factors causing losses and to identify ways to reduce these losses. In this study, Value Stream Mapping (VSM) and Fault Tree Analysis (FTA) methods are used to analyze the factors causing losses in the refrigerator department's production process. The problem investigation using the current value stream mapping method indicates that the bending machine, as the first machine to process in the refrigerator factory, is inefficient and produces the highest NVA data at 42.22%, with a machine efficiency of 54%. Data analysis is conducted using the fault tree analysis method to find the root cause of the bending machine issues, which can be resolved by adding a new work line before the bending work line, namely the sorting work line. It can be concluded that in this study, the work line causing production losses is the bending work line. A significant increase in VA occurs by opening a new work line, the sorting work line, with the inefficiency in the bending work line being resolved. Thus, in the future value stream mapping calculation, a VA value of 79.56% is achieved, and machine efficiency is expected to be 87%.. Keywords: Losses Stroke, Machine Bending,, Value Stream Mapping, Fault Tree Analysis }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/49775} }
Refworks Citation Data :
Abstrak
Analisis Penyebab Losses Stroke pada Proses Bending Pada Mesin Bending AMADA RG-100 dengan Menggunakan Metode Value Stream Mapping dan Fault Tree Analysis (Studi Kasus: Departemen Refrigerator PT XYZ). PT XYZ mengalami pemborosan pada proses produksi mereka, dimana pemborosan ini dapat terjadi pada proses produksi dan mampu mengakibatkan adanya kerugian secara serius pada perusahaan, yakni dalam segi waktu penyelesaian produk atau yang disebut dengan backlog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab losses serta untuk mengidentifikasi cara-cara untuk mengurangi losses ini. Dalam penelitian ini, digunakan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisis faktor-faktor penyebab losses yang terjadi pada proses produksi departemen refrigerator. Hasil penggalian masalah dengan metode current value stream mapping menyatakan bahwa mesin bending sebagai mesin yang pertama kali melakukan pengolahan dalam pabrik refrigerator, serta juga mesin yang inefisien serta menghasilkan losses dengan data NVA tertinggi yakni sebesar 42,22% dan efisiensi mesin sebesar 54%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode fault tree analysis untuk mencari akar masalah dari mesin bending, yang kemudian dengan menggunakan asumsi, dapat diselesaikan dengan menambah lini kerja baru sebelum lini kerja bending, yakni lini kerja sorting. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penelitian ini, lini kerja yang menyebabkan terjadinya losses dalam produksi merupakan lini kerja bending. Peningkatan nilai VA secara signifikan terjadi dengan membuka satu lini kerja baru yakni lini kerja sorting, dapat dihitung bahwa inefisiensi pada lini kerja bending telah teratasi, sehingga pada perhitungan VA pada future value stream mapping didapatkan nilai sebesar 79,56% dan efisiensi mesin diharapkan sebesar 87%.
Kata kunci: Losses Stroke, Mesin Bending, Value Stream Mapping, Fault Tree Analysis
Abstract
Analysis of Stroke Losses Causes in the Bending Process on AMADA RG-100 Bending Machine Using Value Stream Mapping and Fault Tree Analysis Methods (Case Study: Refrigerator Department at PT XYZ). PT XYZ experiences waste in their production process, which can occur during production and lead to serious losses for the company, particularly in terms of product completion time, known as backlog. The objective of this study is to identify the factors causing losses and to identify ways to reduce these losses. In this study, Value Stream Mapping (VSM) and Fault Tree Analysis (FTA) methods are used to analyze the factors causing losses in the refrigerator department's production process. The problem investigation using the current value stream mapping method indicates that the bending machine, as the first machine to process in the refrigerator factory, is inefficient and produces the highest NVA data at 42.22%, with a machine efficiency of 54%. Data analysis is conducted using the fault tree analysis method to find the root cause of the bending machine issues, which can be resolved by adding a new work line before the bending work line, namely the sorting work line. It can be concluded that in this study, the work line causing production losses is the bending work line. A significant increase in VA occurs by opening a new work line, the sorting work line, with the inefficiency in the bending work line being resolved. Thus, in the future value stream mapping calculation, a VA value of 79.56% is achieved, and machine efficiency is expected to be 87%..
Keywords: Losses Stroke, Machine Bending,, Value Stream Mapping, Fault Tree Analysis
Last update:
Program Studi Teknik Industri
Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang Semarang 50239
Telp / Fax : (024) 7460052
Email : i_engineering@ymail.com