HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN INTENSI PROSOSIAL PADA REMAJA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN LAPAS ANAK KELAS II A KUTOARJO

Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konformitas dengan intensi prososial pada remaja warga binaan pemasyarakatan LAPAS Anak Kelas II A Kutoarjo.

Populasi penelitian ini yaitu remaja warga binaan pemasyarakatan LAPAS Anak Kelas II A Kutoarjo sebanyak 110 orang. Sampel penelitian sebanyak 78 orang, sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi yaitu Skala Intensi Prososial (24 aitem valid, α = 0.834) dan Skala Konformitas (22 aitem valid, α = 0.836).

Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0.447 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara konformitas dengan intensi prososial dapat diterima.

Nilai koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah positif, artinya semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi intensi prososial. Konformitas memberikan sumbangan efektif sebesar 19.9% pada intensi prososial dan sebesar 80.1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Keywords: Intensi Prososial, Konformitas, Remaja.

Article Metrics: