DAPATKAH AKU BERHENTI BERJUDI?

Paula Widyaratna Wandita, Hastaning Sakti

Abstract


Perjudian bola memiliki banyak resiko dan menimbulkan banyak permasalahan. Keterbatasan serta tugas-tugas perkembangan pada masa dewasa awal juga menambah permasalahan dalam hidup. Permasalahan-permasalahan tersebut dapat membuat para dewasa awal yang melakukan perjudian bola menjadi tertekan. Berhenti berjudi bola dapat menjadi cara dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami, namun berhenti berjudi tidaklah mudah bagi para penjudi. Banyak diantara mereka yang kemudian kembali lagi berjudi. Kembali berjudi tersebut dapat digambarkan dalam gambaran psikologis, neurologis, serta social ekomomi.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek berjumlah tiga orang dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berjudi menimbulkan banyak permasalahan dan tekanan pada penjudi bola yang memasuki masa dewasa awal. Permasalahan dan tekanan tersebut sempat membuat mereka berhenti melakukan aktivitas perjudian namun hal tersebut tidaklah bertahan lama sampai pada kembalinya mereka dalam perjudian.


Keywords


penjudi, perjudian bola, dewasa awal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats