skip to main content

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN INTENSI AGRESI PADA SISWA KELAS XI SMK HIDAYAH SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 22 Jan 2020; Published: 22 Jan 2020.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Populasi pada penelitian sebanyak 107 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Uji coba diberikan kepada 45 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang dan penelitian dilakukan kepada 62 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala pola asuh otoriter (29 aitem, α =0,931) dan skala intensi agresi ( 37 aitem, α =0,945). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan positif signifikan antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi (rxy = 0,446 ; p= 0,000). Hal ini menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terkait hubungan positif antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang dapat diterima. Pola asuh otoriter pada penelitian ini memberikan sumbangan efektif sebesar 0,199 atau 19,9% terhadap intensi agresi.

Fulltext View|Download
Keywords: intensi agresi, pola asuh otoriter, remaja

Article Metrics:

  1. Ajzen, I. (2005). Attitudes, personality and behavior. Second edition. New York: Open University Press
  2. Arifin, B.S. (2015). Psikologi sosial. Bandung: Pustaka Setia
  3. Azwar, S. (2010). Metode penelitian. edisi 1. cetakan xi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  4. Azwar, S. (2010). Penyusunan skala psikologi. edisi 1. cetakan xiv. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  5. Azwar, S. (2010). Reliabilitas dan validitas. edisi ke-3, cetakan x. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  6. Baron, R.A., & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial.edisi kesepuluh. jilid 2. Alih Bahasa: Ratna Djuwita. Jakarta: Erlangga
  7. Berkowitz, L. (2003). Emotional behavior: Mengenal perilaku dan tindakan kekerasan di lingkungan sekitar kita & cara penanggulanganya. Buku kesatu. Alih Bahasa: Hartati Woro Susianti. Jakarta: PPM
  8. Boyd, D. & Bee, H. (2006). Lifespan development. 4th edition. Boston: Pearson Inc
  9. Chaplin, J.P. (2009). Kamus lengkap psikologi. edisi 1. cetakan ke-13. Jakarta: Rajawali Pers
  10. Chaplin, J.P. (2011). Kamus lengkap psikologi. Alih Bahasa: Kartono. Jakarata: Rajawali Pers
  11. Dariyo, A. (2004). Psikologi perkembangan remaja. cetakan pertama. Bogor Selatan: Penerbit Ghalia Indonesia
  12. Hurlock, B.E. (2007). Psikologi perkembangan anak. Jakarta: Erlangga
  13. Krahe, B. (2005). Perilaku agresif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  14. Putra, R.A.A. & Indrawati, E.S. (2017). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi pada siswa kelas xi smk x semarang. Jurnal Empati, Vol 6(1), 357-364
  15. Reber, A.S., & Reber, E.S. (2010). Kamus psikologi. cetakan I. Penerjemah: Yudi Santoso, S.Fil. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  16. Rejeki, N.C. (2015). Hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku agresif pada anggota geng motor matic 17 salatiga. Tugas Akhir. Fakultas Psikologi Universitas Kristes Satya Wacana Salatiga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.