skip to main content

HUBUNGAN ANTARA LEADER-MEMBER EXCHANGE (LMX)DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan empiris antara Leader-Member Exchange (LMX) dengan burnout pada perawat instalasi rawat inap RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Burnout merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan munculnya gejala kelelahan emosional, penarikan diri terhadap lingkungan, dan menurunnya kemampuan untuk menyelesaikan tugas dalam pekerjaan. Leader-Member Exchange merupakan penilaian bawahan terhadap kualitas interaksi dengan atasan sehingga tercipta perasaan sukarela untuk berkontribusi lebih bagi organisasi. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 174 perawat instalasi rawat inap RS Roemani Muhammadiyah Semarang dengan sampel sebanyak 114 perawat (Laki-laki = 29; Perempuan = 85; Usia = 24–53 tahun; Musia = 32 tahun). Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Leader-Member Exchange (21 aitem, α = 0,995) dan Skala Burnout (27 aitem, α = 0,984). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Leader-Member Exchange dengan burnout (rxy = -0,374 dan p = 0,000; p<0,05). Leader-Member Exchange memberikan sumbangan efektif sebesar 14% terhadap burnout.

Fulltext View|Download
Keywords: leader-member exchange; burnout;perawat rawat inap

Article Metrics:

  1. Anand, S., Vidyarthi, P. & Rolnicki, S. (2017). Leader-member exchange and organizational citizenship behaviors: Contextual effects of leader power distance and group task interdependence. The Leadership Quarterly. doi.org/10.1016/j.leaqua.2017.11.002
  2. Armstrong, M. (2009). Armstrong’s handbook of management and leadership: A guide to managing for results. London: Kogan Page
  3. Bakker, A. & Leiter, M. (2010). Work engagement: A handbook of essential theory and research. New York: Psychology Press
  4. Han, G. & Jekel, M. (2011). The mediating role of job satisfaction between leader-member exchange and turnover intentions. Jurnal of Nursing Management, 19, 41-49
  5. Hanafi, M. & Yuniasanti, R. (2012). Hubungan antara kematangan emosi dan burnout pada perawat rumah sakit PKU muhammadiyah bantul yogyakarta. Insight, 10(1)
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil kesehatan indonesia tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  7. Lekahena, F. (2015). Hubungan antara stres kerja dengan burnout pada perawat di RSUD dr. m. haulussy kota ambon. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana
  8. Marquis, B. & Huston, C. (2010). Kepemimpinan dan manajemen keperawatan: teori dan aplikasi. Jakarta: EGC
  9. Montani, F., Courcy, F. & Vandenberghe, C. (2017). Innovating under stress: The role of commitment and leader-member exchange. Journal of Business Research, 77, 1-13. doi: 10.1016/j.jbusres.2017.03.024
  10. Nguyen, H., Kitaoka, K, & Sukigara, M. (2018). Burnout study of clinical nurses in vietnam: Development of job burnout model based on leiter and maslach's theory. Asian Nursing Research, 12(1),42-49. doi: 10.1016/j.anr.2018.01.003
  11. Pramastuti, Y. & Widodo, P. (2015). Leader member exchange (LMX) dan kepuasan kerja pada karyawan bagian produksi PT. Dua Kelinci Pati. Jurnal Empati, 4(4), 245-249
  12. Qu, H. & Wang, C. (2015). Study on the relationships between nurses' job burnout and subjective well-being. Chinese Nursing Research, 2(2-3), 61-66. doi: 10.1016/j.cnre.2015.09.003
  13. Ramdan, I. & Fadly, O. (2016). Faktor yang berhubungan dengan burnout pada perawat. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, 4(2)
  14. Saboor, A., Mukhtar, M. & Sadiq, M. (2015). LMX as a predictor of performance behaviour: Empirical evidence from life insurance sector of pakistan. Journal of Human Resource Management, 3(1), 1–5. doi: 10.11648/j.jhrm.20150301.11
  15. Schaufeli, W. (2017). Applying the job demands-resources model. Organizational Dynamics, 46(2), 120-132. doi: 10.1016/j.orgdyn.2017.04.008
  16. Schaufeli, W., Leiter, M., & Maslach, C. (2009). Burnout: 35 years of research and practice. Career Development International, 14(3), 204-220. doi: 10.1108/13620430910966406
  17. Schultz, D. & Schultz, S. (2010). Psychology and work today. New Jersey: Pearson Education
  18. Tawale, E., Budi, W., & Nurcholis, G. (2011). Hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kecenderungan mengalami burnout pada perawat di rsud serui-papua. Insan, 13(2), 74-84
  19. Widyakusumastuti, R. & Fauziah, N. (2016). Hubungan antara komunikasi interpersonal dengan burnout pada perawat rumah sakit umum daerah (RSUD) kota semarang. Jurnal Empati, 5(3), 553-557
  20. Yildiz, M. (2011). Relationship between leader-member exchange and burnout in professional footballers. Journal of Sports Science, 29(14), 1493-1502. doi: 10.1080/02640414.2011.605165
  21. Yulihastin, E. (2009). Bekerja sebagai perawat. Jawa Barat: Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.