Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26519, author = {AMANDA SETIANIK and Siswati Siswati}, title = {PENGALAMAN MENJALANI KARIER SEBAGAI SENIMAN LUKIS: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {4}, year = {2020}, keywords = {karier; seniman lukis; pelukis; pengambilan keputusan karier}, abstract = { Tujuan penelitian ini adalah memahami pengalaman dalam menjalani karier sebagai seniman lukis. Pengalaman dalam menjalani karier meliputi pengambilan keputusan karier serta perkembangan karier subjek. Seniman lukis adalah seseorang yang mampu menciptakan, mengerjakan dan menggelar karya berbentuk lukisan. Pengambilan keputusan karier adalah sebuah proses identifikasi permasalahan dengan berbagai kombinasi pengetahuan dan strategi oleh seseorang dalam membuat pilihan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan metode analisis data Interpretative Phenomenologycal Analysis (IPA) dan pemilihan subjek menggunakan tehnik purposive samplin g . Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang seniman lukis autodidak dan telah menjalani profesi sebagai seorang pelukis selama lebih dari lima tahun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dorongan untuk menciptakan karya seni, stres kerja, konflik di tempat kerja dan kegagalan mengelola usaha menjadi penyebab subjek untuk beralih profesi. Ketiga subjek tetap memutuskan menjalani karier sebagai seniman lukis meski tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Ketiga subjek mengalami flow, yaitu sebuah sensasi pengalaman puncak yang dialami ketika seseorang sedang melakukan aktivitas tertentu. Flow adalah keadaan ketika seseorang dapat melakukan efisiensi kognitif dan merasakan kenikmatan intrinsik hingga dirinya merasa menyatu dengan aktivitas yang sedang dilakukannya. Seiring dengan perkembangan kariernya, para subjek merasakan kepuasan dalam menjalani karier sebagai seniman lukis. }, issn = {2829-1859}, pages = {748--757} doi = {10.14710/empati.2019.26519}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26519} }
Refworks Citation Data :
Tujuan penelitian ini adalah memahami pengalaman dalam menjalani karier sebagai seniman lukis. Pengalaman dalam menjalani karier meliputi pengambilan keputusan karier serta perkembangan karier subjek. Seniman lukis adalah seseorang yang mampu menciptakan, mengerjakan dan menggelar karya berbentuk lukisan. Pengambilan keputusan karier adalah sebuah proses identifikasi permasalahan dengan berbagai kombinasi pengetahuan dan strategi oleh seseorang dalam membuat pilihan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan metode analisis data Interpretative Phenomenologycal Analysis (IPA) dan pemilihan subjek menggunakan tehnik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang seniman lukis autodidak dan telah menjalani profesi sebagai seorang pelukis selama lebih dari lima tahun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dorongan untuk menciptakan karya seni, stres kerja, konflik di tempat kerja dan kegagalan mengelola usaha menjadi penyebab subjek untuk beralih profesi. Ketiga subjek tetap memutuskan menjalani karier sebagai seniman lukis meski tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Ketiga subjek mengalami flow, yaitu sebuah sensasi pengalaman puncak yang dialami ketika seseorang sedang melakukan aktivitas tertentu. Flow adalah keadaan ketika seseorang dapat melakukan efisiensi kognitif dan merasakan kenikmatan intrinsik hingga dirinya merasa menyatu dengan aktivitas yang sedang dilakukannya. Seiring dengan perkembangan kariernya, para subjek merasakan kepuasan dalam menjalani karier sebagai seniman lukis.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University