skip to main content

DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Dukungan sosial keluarga adalah pemberian umpan balik antar anggota keluargauntuk menunjukkan adanya saling mencintai, menghargai, dan menghormati. Kecemasan dalam menghadapi dunia kerjaadalah keadaan emosional dalam diri ketika menghadapi ancaman atau situasi buruk bagi dirinya. Populasi penelitian ini 110 mahasiswa semester akhir Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal dengan sampel 86 mahasiswayang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur dalam yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah Skala Dukungan Sosial Keluarga(33 aitem;α= 0,958) dan Skala Kecemasan dalam Menghadapi Dunia Kerja (21 aitem;α = 0,916).Hasil analisis data menggunakan regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja (rxy = -0,482; p < 0,001). Dukungan sosial keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 23,2% dalam mempengaruhi kecemasan dalam menghadapi dunia kerja, sedangkan 76,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Fulltext View|Download
Keywords: dukungan sosial keluarga; kecemasan dalam menghadapi dunia kerja; mahasiswa semester akhir

Article Metrics:

  1. Bandura, A. (2005). Self-Efficacy The Exercise of Control. New York: W.H. Freemanand Company
  2. Gunarsa, S. D. (2009). Dari anak sampai usia lanjut : Bunga rampai psikologi perkembangan. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia
  3. Kartono & Kartini. (2008). Patologi Sosial 2. Jakarta: Grafindo Persada
  4. Nevid, J. R., Rathus, S.A., & Greene, B. (2005). Abnormal Psychology in a Changing World. London: Pearson Education
  5. Nevid, J. R., Rathus, S.A., & Greene, B. (2005). Psikologi Abnormal jilid I.Jakarta: Erlangga
  6. Pemerintah Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja. Lembaran RI Tahun 2003 No. 13. Sekretariat Negara : Jakarta
  7. Sarafino, E. P. (2006) Helath Psychology: Biopsychosocial interactions. 3th ed. United States of American: John Willey & Sons, Inc
  8. Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011) Helath Psychology: Biopsychosocial interactions. 7th ed. New Jersey: John Willey & Sons, Inc
  9. Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
  10. Taylor, S. E. (2009). Helath Psychology. 7th Edition. New York: McGraw- Hill Companies Inc
  11. Wade, C & Travis, C. (2008). Psikologi. Edisi Kesembilan. Jilid 2. Jakarta : Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.