Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23482, author = {Afifah Mardliyah and Amalia Rahmandani}, title = {HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN KETANGGUHAN PADA TARUNA TINGKAT II POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {4}, year = {2019}, keywords = {efikasi diri, ketangguhan}, abstract = { Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang memberlakukan sistem pendidikan berdisiplin tinggi untuk membentuk mental dan moral, sehingga taruna PIP Semarang diharapkan menjadi SDM pelaut yang handal dan profesional. Dalam kaitannya dengan kesanggupan taruna untuk bertahan dalam mengikuti kegiatan yang ada, efikasi diri memberikan peran besar untuk meningkatkan ketangguhan dengan cara beradaptasi dan melakukan tindakan sesuai dengan kemampuannya dalam mencapai tujuan. Taruna yang menjalani pendidikan di PIP Semarang tentu harus memiliki ketangguhan guna menunjang aktivitas mereka. Jika tidak, maka hal tersebut akan menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan ketangguhan. Populasi penelitian adalah taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 101 taruna. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Efikasi Diri (48 aitem, α = 0.962) dan Skala Ketangguhan (44 aitem, α = 0.949). Uji korelasi Spearman Rho menunjukkan r xy = 0.731 dengan nilai p = 0.000 ( p < 0.001), yang berarti ada hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan ketangguhan. Artinya, semakin tinggi efikasi diri taruna maka ketangguhan juga semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. Taruna diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan efikasi diri maupun ketangguhan yang dimiliki. }, issn = {2829-1859}, pages = {1468--1478} doi = {10.14710/empati.2018.23482}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23482} }
Refworks Citation Data :
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang memberlakukan sistem pendidikan berdisiplin tinggi untuk membentuk mental dan moral, sehingga taruna PIP Semarang diharapkan menjadi SDM pelaut yang handal dan profesional. Dalam kaitannya dengan kesanggupan taruna untuk bertahan dalam mengikuti kegiatan yang ada, efikasi diri memberikan peran besar untuk meningkatkan ketangguhan dengan cara beradaptasi dan melakukan tindakan sesuai dengan kemampuannya dalam mencapai tujuan. Taruna yang menjalani pendidikan di PIP Semarang tentu harus memiliki ketangguhan guna menunjang aktivitas mereka. Jika tidak, maka hal tersebut akan menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan ketangguhan. Populasi penelitian adalah taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 101 taruna. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Efikasi Diri (48 aitem, α = 0.962) dan Skala Ketangguhan (44 aitem, α = 0.949). Uji korelasi Spearman Rho menunjukkan rxy = 0.731 dengan nilai p = 0.000 (p < 0.001), yang berarti ada hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan ketangguhan. Artinya, semakin tinggi efikasi diri taruna maka ketangguhan juga semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. Taruna diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan efikasi diri maupun ketangguhan yang dimiliki.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University