Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI15238, author = {Widha Anggarani and Yohanis Kahija}, title = {MAKNA MENJADI PENARI JAWA: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {5}, number = {2}, year = {2016}, keywords = {makna; tari; tradisional; jawa; penari}, abstract = { Menjalani kehidupan sebagai seorang pelaku kesenian tradisional di tengah-tengah selera masyarakat yang mayoritas mulai bergeser ke arah modern merupakan sebuah tantangan tersendiri. Penelitian ini bermaksud untuk memahami bagaimana penari Jawa memaknai perjalanan sebagai penari, serta sejauh apa tari tradisi Jawa mempengaruhi kehidupan penari. Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologis, yaitu IPA ( Interpretative Phenomenological Analysis ). Pendekatan IPA dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci dan sesuai untuk menjawab pertanyaan peneliti. Prosedur tersebut bertitik fokus pada eksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Proses pemerolehan subjek menggunakan teknik purposive . Subjek adalah empat orang penari tradisional Jawa yang melestarikan tari dengan masih berkegiatan menari ataupun menjadi guru tari dan berdomisili di Semarang, Solo, serta Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukan tiga tema utama, yaitu pilihan hidup sebagai penari, pencelupan diri pada tari, dan pengembangan diri yang positif. Penari bukan sekadar bidang atau pekerjaan bagi keempat subjek, menjalani kehidupan sebagai penari merupakan jalan hidup yang telah dipilih untuk mengantarkan keempat subjek menuju pengembangan diri yang positif, pribadi yang lebih tenang dan matang dalam menghadapi persoalan hidup. Berdasarkan hal tersebut, tari Jawa beserta nilai-nilai yang ada didalamnya memiliki pengaruh yang positif sehingga patut diperhitungkan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah keilmuan psikologi khususnya psikologi kepribadian dan indigeneous psychology. }, issn = {2829-1859}, pages = {402--407} doi = {10.14710/empati.2016.15238}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15238} }
Refworks Citation Data :
Menjalani kehidupan sebagai seorang pelaku kesenian tradisional di tengah-tengah selera masyarakat yang mayoritas mulai bergeser ke arah modern merupakan sebuah tantangan tersendiri. Penelitian ini bermaksud untuk memahami bagaimana penari Jawa memaknai perjalanan sebagai penari, serta sejauh apa tari tradisi Jawa mempengaruhi kehidupan penari. Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologis, yaitu IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Pendekatan IPA dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci dan sesuai untuk menjawab pertanyaan peneliti. Prosedur tersebut bertitik fokus pada eksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Proses pemerolehan subjek menggunakan teknik purposive. Subjek adalah empat orang penari tradisional Jawa yang melestarikan tari dengan masih berkegiatan menari ataupun menjadi guru tari dan berdomisili di Semarang, Solo, serta Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukan tiga tema utama, yaitu pilihan hidup sebagai penari, pencelupan diri pada tari, dan pengembangan diri yang positif. Penari bukan sekadar bidang atau pekerjaan bagi keempat subjek, menjalani kehidupan sebagai penari merupakan jalan hidup yang telah dipilih untuk mengantarkan keempat subjek menuju pengembangan diri yang positif, pribadi yang lebih tenang dan matang dalam menghadapi persoalan hidup. Berdasarkan hal tersebut, tari Jawa beserta nilai-nilai yang ada didalamnya memiliki pengaruh yang positif sehingga patut diperhitungkan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah keilmuan psikologi khususnya psikologi kepribadian dan indigeneous psychology.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University