skip to main content

HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN STRES KERJA PADA ANGGOTA SAT LANTAS POLRESTABES SEMARANG

*Florencia Putri Angelina  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ika Zenita Ratnaningsih  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan stres kerja pada anggota polisi Satlantas Polrestabes Semarang. Stres kerja merupakan suatu respon fisiologis, emosional, dan tingkah laku yang dialami anggota organisasi, akibat dari ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dengan kemampuan yang dimiliki anggota organisasi. Iklim organisasi merupakan persepsi yang diberikan oleh individu terhadap praktek di lingkungan organisasi yang mencakup kualitas kepemimpinan, kepercayaan, komunikasi, perasaan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, tanggung jawab, imbalan yang adil, tekanan pekerjaan, kesempatan, pengendalian terhadap perilaku, struktur dan birokrasi, serta partisipasi karyawan. Subjek penelitian sejumlah 120 anggota polisi yang didapatkan dengan teknik sampling simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu Skala Iklim Organisasi yang terdiri dari 32 aitem (α= 0,915) dan Skala Stres Kerja yang terdiri dari 22 aitem (α= 0,906). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi Spearman Brown dengan nilai rxy = -0,674 dengan p = 0,000 (p<0,001). Hasil menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti yaitu, terdapat hubungan negatif antara iklim organisasi dan stres kerja dapat diterima. Semakin positif iklim organisasi yang dimiliki Satlantas Polrestabes Semarang maka semakin rendah stres kerja yang dialami anggota polisi.
Fulltext View|Download
Keywords: iklim organisasi; stres kerja; polisi lalu lintas
Article Info
Section: Research Articles
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.