WORK FAMILY CONFLICT PADA SINGLE MOTHER YANG BERCERAI: Interpretative Phenomenological Analysis

*Dewi Safarina Maulida  -  Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Yohanis Franz La Kahija  -  Dosen Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 31 Jan 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Statistics: 209 423
Abstract

Tujuan dari penelitian dengan studi fenomenologis ini adalah untuk dapat memahami work family conflict pada single mother yang bercerai. Subjek penelitian ini adalah dua orang wanita yang sudah bercerai, memiliki anak dan bekerja. Penemuan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik purposif sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Metode IPA menggunakan prosedur yang rinci dalam menganalisis data, sehingga menghasilkan kedalaman makna terhadap berbagai latar belakang, pengalaman, peristiwa unik, serta pemikiran yang di rasakan subjek yang di dapat melalui proses wawancara. Hasil penelitian ini membahas tentang tuntutan menjadi single mother, dampak negatif pekerjaan pada keluarga hingga timbulnya upaya pengelolaan waktu. Peneliti menemukan setiap subjek hampir memiliki kesamaan dalam pemaknaan pada work family conflict. Pengelolaan waktu untuk meyeimbangkan kedua peran merupakan perjalanan puncak dari work family conflict pada single mother. pengalaman tersebut telah menjadi suatu kesatuan sebagai upaya memahami work family conflict pada single mother yang bercerai.

Keywords: work family conflict; single mother

Article Metrics: