skip to main content

IDENTIFIKASI WAJAH MANUSIA DENGAN ANALISIS KOMPONEN BEBAS

1Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro , Indonesia

2Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia, Indonesia

Editor(s): Aris Triwiyatno

Citation Format:
Abstract
Manusia dapat mengenali manusia lainnya berdasarkan ciri-ciri khusus dari manusia yang akan dikenalinya. Dengan skema yang sama, sebuah sistem komputer dapat mengidentifikasi seseorang manusia berdasarkan ciri-ciri fisiknya. Ciri-ciri ini disebut ciri biometrika, sedangkan sistem yang dapat melakukan pengenalan menggunakan ciri-ciri tersebut adalah sistem biometrika. Pada teknik pengolahan citra digital, ciri biometrika wajah dapat digunakan pada sistem pengenalan wajah dengan melakukan proses ekstraksi ciri dari citra wajah tersebut menggunakan beberapa metode ekstraksi ciri yang ada, salah satunya metode Analisis Komponen Bebas (Independent Component Analysis atau ICA). Pada Penelitian ini dirancang sebuah perangkat lunak sistem pengenalan wajah manusia. Pengenalan dilakukan pada 15 Individu berbeda dengan 10 variasi ekspresi dan posisi wajah. Proses pengenalan wajah manusia dilakukan dengan tahap prapengolahan citra, ektraksi ciri citra dengan menggunakan ICA, dan pengenalan dengan metode jarak minimal. Variasi perhitungan jarak yang akan digunakan adalah jarak Manhattan, Euclidean, dan Minkowski. Berdasarkan pengujian pada keseluruhan data dengan variasi jumlah ciri yang dipertahankan 74, 60, 40, 20 dan 5, tingkat keberhasilan tertinggi adalah pada penggunaan jarak Manhattan, Euclidean dan Minkowski orde 1 dan 2 pada variasi jumlah ciri sebanyak 74 dengan nilai persentase akurasi dan sensitivitas pada variasi ini 82,67%. Sedangkan spesifisitas sistem pada variasi ini adalah 98,76%.
Fulltext View|Download
Keywords: Analisis Komponen Bebas (ICA), Pengidentifikasi Jarak, Akurasi, Sensitivitas, Spesifisitas.

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.