skip to main content

Karakterisasi Sifat Fisis dan Mekanis Besi Cor FCD 45 untuk Kelayakan sebagai Bahan Baku Jangkar Kapal

*Heri Hendriyanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Sarjito Joko Sisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Ahmad Firdhaus  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Besi Cor FCD 45 berpotensi untuk dijadikan bahan baku jangkar, oleh karena itu perlu dilakukan karakterisasi. Karakterisasi sifat fisis adalah sifat yang berhubungan dengan elemen penyusun logam sedangkan karakterisasi sifat mekanis adalah sifat dari struktur logam jika dikenai gaya atau tekanan secara mekanis. Penelitian ini bertujuan apakah besi cor FCD 45 layak untuk bahan baku pembuatan jangkar kapal sehingga perlu dilakukan beberapa pengujian. Pengujian besi cor FCD 45 terdiri dari uji tarik, uji impak, uji kekerasan dan mikrografi. Hasil rata-rata tegangan tarik adalah 481,3 MPa. regangan tarik 0,9%, dengan modulus elastisitas 72,48 GPa. Rata-rata nilai impak didapat setelah memperhatikan standar deviasi adalah 0,072 MPa. Pada uji mikrografi matrik yang terbentuk yaitu ferrit dan perlit, dimana matrik ferrit lebih banyak dibandingkan dengan matrik perlit sehingga sifat material cenderung ulet dan tidak memiliki kekerasan yang tinggi. Nilai rata-rata kekerasan setelah memperhatikan standar deviasi adalah 241,33 HV. Jika hasil tersebut dibandingkan dengan aturan BKI maka besi cor FCD 45 tidak memenuhi untuk pembuatan jangkar.

Fulltext
Keywords: Jangkar; Besi cor FCD 45; Fisis; Mekanis
  1. T. Surdia and S. Saito, “Pengetahuan Bahan Teknik,” 1985
  2. A. K. Samlawi and R. Siswanto, “Diktat Bahan Kuliah Material Teknik,” Univ. Lambung Mangkurat, pp. 3, 8, 56–59, 2016
  3. A. Yulianto, “Rekayasa besi cor cil sebagai dasar pembuatan cylperb,” Simp. Nas. RAPI XI FT UMS, pp. 29–34, 2012
  4. A. Yulianto, “Studi Pembuatan Besi Cor Mampu Tempa Untuk Produk Sambungan Pipa,” Media Mesin Maj. Tek. Mesin, vol. 10, no. 1, 2017, doi: 10.23917/mesin.v10i1.3184
  5. A. Yogantoro, “Temperatur Pemanasan Low Tempering , Medium Tempering Dan High Tempering Pada Medium Carbon Steel Produksi Pengecoran Batur-Klaten Terhadap Struktur Mikro , Kekerasan,” Thesis, pp. 1–91, 2010
  6. H. P. B. Syamsul Hadi, Maskuri, Agus Setiawan, Nurchajat, “Pengaruh komposisi dan struktur mikro terhadap kekerasan baja karbon dan besi cor,” Pros. Semin. Nas. Teknol. Terap., vol. 5, pp. 14–19
  7. S. Sumpena, H. Sukarjo, W. Wardoyo, and S. S. Pramana, “Analisa Kekerasan dan Keausan Cylinder Sleeve dari Besi Cor Kelabu FC250 Hasil Sand Mold Casting,” J. Engine Energi, Manufaktur, dan Mater., vol. 5, no. 2, p. 97, 2021, doi: 10.30588/jeemm.v5i2.944
  8. D. Chaturvedi, A. Kumar, A. K. Mishra, B. S. Bekta, and F. Fang, “Evaluation of Surface Roughness and Power Consumption in Machining FCD 450 Cast Iron using Coated and Uncoated Irregular Milling Tools,” doi: 10.1088/1757-899X/114/1/012017
  9. S. Konoplyuk, T. Abe, T. Uchimoto, T. Takagi, and M. Kurosawa, “Characterization of ductile cast iron by eddy current method,” vol. 38, pp. 623–626, 2005, doi: 10.1016/j.ndteint.2005.02.008
  10. Biro Klasifikasi Indonesia, “RULES FOR MATERIALS Consolidated Edition 2021,” vol. V, p. Sec 4, 2021
  11. H. Sudjana, Teknik Pengecoran Logam Jilid 3 Untuk Sekolah Menengah Kejuruan. 2008

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.