skip to main content

Analisa Pengaruh Penambahan Inhibitor CaCO3 Terhadap Laju Korosi Pada Baja ASTM A36 dengan Variasi Konsentrasi Inhibitor

*Muhammad Ghozi Tirtha Rizkhi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sarjito Joko Sisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Korosi merupakan fenomena yang tentu sering terjadi dalam industri perkapalan. Industri perkapalan yang sangat bersinggungan dengan air laut yang merupakan salah satu penyebab dari korosi tentu hal ini akan menjadi masalah besar apabila tidak ditanggulangi dengan baik. Inhibitor korosi adalah zat kimia yang ditambahkan pada suatu lingkungan terhadap logam untuk menurunkan laju korosi logam di dalamnya. Oleh sebab itu diperlukan inhibitor untuk menekan laju korosi pada baja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan inhibitor CaCO3 terhadap laju korosi merata pada baja ASTM A36. Pada penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi inhibitor 5 %, 10% 15% dan juga tanpa ditambahkan inhibitor sebagai pembanding serta dengan variasi waktu dalam 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu dengan metode weightloss untuk meneliti kehilangan berat yang terjadi pada spesimen uji dan juga elektrokimia untuk meneliti terkait laju korosi. Hasil yang didapatkan dalam pengujian yaitu kehilangan berat dan laju korosi terendah terjadi pada penambahan inhibitor dengan konsentrasi 15 % dalam waktu 5 hari yaitu sebesar 0.72 gram dan 0.62433 mmpy. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa penambahan inhibitor CaCO3 dapat memperlambat laju korosi dan laju korosi bertambah seiring dengan lama waktu perendaman dan berkurang seiring dengan pertambahan konsentrasi inhibitor
Fulltext
Keywords: Baja ASTM A36,Korosi, Inhibitor Korosi, CaCO3
  1. W. K. Sabyantoro, H. Purwanto, and M. Dzulfikar, “Analisis Laju Korosi Dengan Aliran Media Korosi Hcl 10% Pada Material Baja Astm a36 Dengan Sudut Bending,” J. Ilm. Momentum, vol. 15, no. 1, pp. 51–57, 2019, doi: 10.36499/jim.v15i1.2661
  2. I. F. Yuliarti, “Pengaruh Penambahan Tapioka Pada Inhibitor Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Terhadap Efisiensi Inhibisi Korosi Baja Api 5l Grade B Pada Lingkungan Ph 4 Dan Ph 7,” Jur. Tek. Mater. Dan Metal. Fak. Teknol. Ind. Inst. Teknol. Sepuluh Nop. Surabaya, vol. 2, no. 1, pp. 1–122, 2016
  3. R. S. Jokosisworo, H. Yudo, Purnawati, “Pengaruh Salinitas Air Laut Terhadap Laju Korosi Baja SS 400 pada Kapal,” J. Tek. Perkapalan, vol. 8, no. 2, pp. 421–430, 2020
  4. T. F. Ersaputra, W. Amiruddin, and A. W. Santosa, “Jurnal teknik perkapalan,” Tek. Perkapalan, vol. 11, no. 1, pp. 14–22, 2023
  5. A. Suprayogi and P. H. Tjahjanti, “Analisa Surface Preparation pada Plat Baja ASTM A36,” Semin. Nas. dan Gelar Prod., pp. 188–197, 2017
  6. D. Sari, S. Handani, and Y. Yetri, “Pengendalian Laju Korosi Baja St-37 Dalam Medium Asam Klorida Dan Natrium Klorida Menggunakan Inhibitor Ekstrak Daun Teh (Camelia Sinensis),” J. Fis. Unand, vol. 2, no. 3, pp. 204–211, 2013
  7. I. S. Dalimunthe, “Kimia dari Inhibitor Korosi,” J. Artic. Constr. Build. Mater., vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2004
  8. H. Pratikno, F. W. Hapsari, and W. L. Dhanista, “Analysis of the Effect of Abrasive Material and Polyurethane Coating Thickness Variations on ASTM A36 Steel Towards Corrosion Rate in Sea Water Environment,” Int. J. Offshore Coast. Engineeing, vol. 5, no. 1, p. 10, 2021, doi: 10.12962/j2580-0914.v4i3.9953
  9. P. Singh, G. Saini, A. Singh, and L. Singh, “Process performance characteristics evaluation on the EDM of ASTM A36 steel,” Mater. Today Proc., no. xxxx, pp. 4–9, 2023, doi: 10.1016/j.matpr.2023.01.160
  10. S. Senthilkumar, S. Manivannan, R. Venkatesh, and M. Karthikeyan, “Influence of heat input on the mechanical characteristics, corrosion and microstructure of ASTM A36 steel welded by GTAW technique,” Heliyon, vol. 9, no. 9, pp. 1–12, 2023, doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e19708
  11. B. Utomo, “Jenis Korosi Dan Penanggulangannya,” Kapal J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut., vol. 6, no. 2, pp. 138–141, 2012, doi: 10.14710/kpl.v6i2.2731
  12. A. International, “iTeh Standards iTeh Standards Document,” vol. 10, no. Reapproved, pp. 1–5, 2021
  13. S. T. Method, “iTeh Standards iTeh Standards Document Preview,” vol. 08, no. Reapproved 1989, pp. 3–4, 2000

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.