Optimasi Bentuk Buritan Kapal Perintis 750 DWT Menggunakan Response Surface Methode (RSM) untuk Mengurangi Hambatan

*Ihsanuddin Nadhif  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 19 Dec 2020; Published: 21 Dec 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Perkembangan teknologi di dunia perkapalan mengalami perkembangan yang begitu pesat berkat dua hal. Pertama, adanya teknologi yang mampu mendorong terciptanya banyak inovasi di bidang teknologi dan bahan. Teknologi yang memudahkan para insiyur untuk mendesain kapal dengan cara yang baru yaitu dengan Computational Fluid Dynamic (CFD) dan simulasi. Dimana dengan hal itu memugkinkan untuk membuat analisa yang mendetail terhadap berbagai kemungkinan yang mungkin akan terjadi pada kapal. Ditambah lagi dengan semakin majunya teknologi yang membuat komputer mampu lebih cepat mengolah data dalam jumlah yang besar. Hambatan kapal atau Resistance adalah salah satu yang sangat di perhatikan dan dilakkuan analisa dengan CFD. Dari permasalahan ini penulis melakukan penelitian untuk mencari nilai hambatan terkecil dari kapal Perintis 750 DWT setelah dilakukan perubahan  bentuk buritannya. Permodelan kapal variasi ini di buat menggunakan orca3d dari software rhinoceros yang kemudian di analisa perhitungan hambatannya menggunakan Software berbasis CFD yaitu Tdyn 15.1.0 dengan menggunakan variasi sudut Transom Rake dan Sudut Deadrise yang dianalisa dengan metode RSM. Hasilnya, nilai hambatan setelah di olah menggunakan RSM  pada orde II mendapatkan titik optimal pada variabel X1 = 0,773 dan X2 = 0,45 . Titik optimal ini menghaliskan plot permukaan minimum yang setelah dilakukan perhitungan dengan metode RSM. Model variasi sudut Transom Rake 15.925 derajat dan sudut Deadrise 0,36 derajat dengan nilai Hambatan 8.524 Newton adalah yang paling optimal mengurangi hambatan sebesar 22,1% dari kapal Perintis Sebelumnya yang mempunyai nilai hambatan sebesar 10,95 Newton.
Keywords: Hambatan; RSM; Buritan; Transom; Deadrise; CFD; Perintis

Article Metrics:

  1. E. Immonen, “2D shape optimization under proximity constraints by CFD and response surface methodology,” Appl. Math. Model., vol. 41, pp. 508–529, 2017, doi: 10.1016/j.apm.2016.09.009
  2. G. K. Batchelor, An Introduction to Fluid Dynamics. 2000
  3. Nuryanti and D. H. Salimy, “Metode permukaan respon dan aplikasinya pada optimasi eksperimen kimia,” Risal. Lokakarya Komputasi dalam Sains dan Teknol. Nukl., vol. 21, no. 021, pp. 373–391, 2008
  4. J. M. Sandy Dwiseputra Pandi,Hadi Santosa*, “Jurnal Ilmiah Widya Teknik,” Ilm. widya Tek., vol. 14, no. 1, pp. 54–57, 2015
  5. D. Chrismianto and B. Arswedo, “Pengaruh Variasi Bentuk Buritan Kapal Terhadap Hambatan Total Menggunakan Metode Cfd,” Kapal, vol. 11, no. 3, pp. 154–161, 2014, doi: 10.12777/kpl.11.3.154-161
  6. A. Banawan and Y. Ahmed, “Use of computational fluid dynamics for the calculation of ship resistance, and its variation with the ship hull form parameters,” vol. 45, Jan. 2006
  7. S. Song, Y. Demirel, M. Atlar, S. Dai, and O. Turan, Validation of the CFD Approach for Modelling Roughness Effect on Ship Resistance. 2019
  8. S. Ongkowijoyo, I. J. Mulyana, and J. Mulyono, “Penentuan Parameter Setting Mesin Pada Proses Corrugating,” vol. 11, no. 1, pp. 22–28, 2016
  9. M. A. Octaviani, D. Retno, S. Dewi, and L. J. Asrini, “Jurnal Ilmiah Widya Teknik,” vol. 16, pp. 29–38, 2017
  10. F. T. Ayu, I. R. HG, and Y. Asdi, “Optimasi Respon Pada Percobaan Faktorial Dengan Menggunakan Metode Permukaan Respon,” J. Mat. UNAND, vol. 4, no. 2, p. 51, 2019, doi: 10.25077/jmu.4.2.51-57.2015