Kajian Kekuatan Struktur dan Buckling pada Livestock Carrier Catamaran 1500 DWT dengan Metode Elemen Hingga

*Jeriko Michael Gunadi Siagian  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakky  -  , Indonesia
Muhammad Iqbal  -  , Indonesia
Received: 27 Feb 2020; Published: 20 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Livestock Carrier merupakan kapal jenis barang yang berlayar di laut hasil dari proses modifikasi yang ditujukan untuk kebutuhan transportasi ternak dan satwa. Seiring perkembangan penelitian kapal di desain kapal dengan bentuk lambung multihull. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kapal dengan lambung multihull memiliki keunggulan dari segi stabilitas dan kecepatan dibandingkan kapal monohull. Faktor lain yang perlu diperhatikan dalam desain kapal yaitu dari segi kekuatan akibat adanya beban kombinasi bertujuan untuk mengetahui respon struktur pada kapal. Software maxsurf digunakan untuk menganalisa besaran momen dan pembebanan kapal dari setiap kondisi dan software FEM Abaqus/CAE untuk menganalisa besaran respon struktur kapal. Pada hasil kekuatan memanjang  struktur parallel middle body didapatkan hasil tegangan sebesar 13.5 MPa pada kondisi air tenang,47.21 MPa pada kondisi Sagging  dan 19.75MPa pada kondisi Hogging serta deformasi maksimum sebesar 15.48 mm. Perhitungan analisa batas kekuatan maksimum momen lentur vertikal didapatkan sebesar 2.03x108 Nm sehingga hal tersebut mengakibatkan struktur mengalami fenomena buckling. Perlu diperhatikan pengaruh tinggi superstructure kapal dikarenakan pada daerah tersebut terjadi tegangan maksimum. Hasil penelitian ini telah memenuhi syarat regulasi tegangan izin  sebesar 191.59 MPa, sehingga kapal dapat beroprasi di perairan Indonesia yang memiliki tinggi gelombang rata-rata sebesar 4 meter.  

Article Metrics:

  1. Muhammad Bunari. B., M. P. P. 1. Ir. H. Agoes Santoso, M.Sc, and P. Ir. Tony Bambang Musriyadi, “Studi Perbandingan Perencanaan Kapal Katamaran dan Monohull Sebagai Kapal Riset di perairan Bengkalis Riau,” Inst. Teknol. Sepulu Novemb., 2011.
  2. Arpi, Ilman, “Analisa Respon Struktur Parallel Middle Body Pada Kapal Ternak Tipe Katamaran,” Jurnal Tek. Perkapalan, vol. 7, no. 4, pp. 262–269, Sep. 2019.
  3. J. Andrić et al., “Structural Analysis of Livestock Carrier,” in XIX Simpozij Teorijai praksa brodogradnje, 2010.
  4. C. S. Smith, “Influence of local compressive failure on ultimate longitudinal strength of a ship’s hull,” Trans PRADS, vol. 1977, pp. 73–79, 1977.
  5. S. Xu, B. Liu, Y. Garbatov, W. Wu, and C. Guedes Soares, “Experimental and numerical analysis of ultimate strength of inland catamaran subjected to vertical bending moment,” Ocean Eng., vol. 188, no. July, p. 106320, 2019, doi: 10.1016/j.oceaneng.2019.106320
  6. A. Ramadhan, A. F. Zakki, and U. Budiarto, “Rancang Desain dan Konstruksi Kapal Ternak Tipe Katamaran untuk Pelayaran Nasional,” Jurnal Tek. Perkapalan; Vol 6, No 4 Oktober, 2018,
  7. O. C. Zienkiewicz and R. L. Taylor, “The finite element method fifth edition volume 1: the basis,” Massachusetts: Butterworth-Heinemann, 2000.
  8. A. F. Zakki, “Metode Elemen Hingga,” Lemb. Pengemb. dan Penjaminan Mutu Pendidik. Univ. Diponegoro. Indones., 2014.
  9. B. K. Indonesia, “Rules for Hull (Pt.1,Vol.II) 2019 ed.,” vol. II, 2019.
  10. S. S. Craft, “Rules and Regulations for Special Service Craft ,” LR Lloyd’s Regist., no. 3, 2016.