Analisis Stabilitas, Olahgerak, dan Engine Propeller Matching Pada Kapal Ro-Ro 1000 GT Akibat Perubahan Bentuk Lambung Monohull Ke Monomaran

*Utomo Adi Prasetyo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (Instansi Penulis), Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (Instansi Penulis), Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (Instansi Penulis), Indonesia
Received: 27 Apr 2020; Published: 25 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Ro-ro adalah kapal yang memiliki peranan vital dalam menghubungkan akses antar pulau di Indoneisa. Sehingga, dalam pelayarannya kapal ro-ro harus memiliki performa yang optimal. Contoh inovasi dalam meningkatkan performa kapal adalah dengan melakukan modifikasi bentuk lambung kapal. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh performa stabilitas dan olahgerak serta menentukan sistem penggerak yang optimal pada kapal Ro-Ro 1000 GT setelah dilakukan modifikasi bentuk lambung monohull menjadi monomaran. Penelitian ini mengaplikasikan metode perbandingan antara performa pada model monohull dan monomaran dengan perlakuan penetapan nilai  displacement yang sama. Hasil analisis menunjukkan stabilitas pada model monomaran lebih baik dibanding model monohull dengan nilai GZ yang lebih besar disemua kondisi, dan telah memenuhi kriteria stabilitas yang telah ditetapkan. Sedangkan, hasil analisis performa olahgerak menunjukkan bahwa model monomaran memiliki respon heave dan roll yang sama pada sudut masuk air following seas, beam seas, dan head seas. Hasil simulasi menunjukkan variasi propeller dengan match point terbaik untuk mengatasi penambahan hambatan yang terjadi akibat bertambahnya nilai WSA yaitu propeller B-Series dengan variasi nilai P/D 0,95 dan sudut rake 15˚ dengan match point antara kurva engine dan propeller pada 85,45% rated speed dan power dengan daya maksimal 1.062,9 kW pada 100% rpm.
Keywords: Ro-Ro, Monomaran, Stabilitas, Olahgerak, Engine Matching Propeller

Article Metrics:

  1. S. Sagala, A. Zakki, and S. Samuel, “Perbandingan Performa Hullform Lambung Monohull dan Monomaran Pada Kapal Ro-Ro 5000gt,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 4, no. 2, Apr.2016.
  2. A. Paska, E. Hadi, and K. Kiryanto, “Analisa Engine Propeller Matching Pada Kapal Perintis Baru Type 200 Dwt Untuk Medapatkan Sistem Propulsi Yang Optimal,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 4, no. 3, Jul. 2016.
  3. A. Wijaya, U. Budiarto, and B. Adietya,“Analisa Engine-Propeller Matching Pada Kapal Perintis 500 DWT,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 6, no.4, Aug. 2018.
  4. A. Trimulyono, and K. Kiryanto,“Analisa Efisiensi Propeller B-Series dan Kaplan Pada Kapal Tugboat Ari 400 Hp Dengan Variasi Jumlah Daun dan Sudut Rake Menggunakan CFD,” Kapal, vol.12, no. 2, pp. 112-120, Jun. 2015.
  5. Xin Ming Hua. Mitsubishi Marine Engine Line Up. Xmh.com.sg. Singapore.
  6. IMO. “Code On Intact Stability For All Types Of Ships Covered By Imo Instruments,” vol. 749, November, 1993.
  7. Nordforsk. “Seakeeping Criteria,” 1987.
  8. M. Iqbal, and S. Samuel, “Traditional Catamaran Hull Form Configurations That Reduce Total Resistance,” International Journal of Technology, vol.8, no. 1, pp 85-93, Jan. 2017. [Online]. DOI: 10.14716/ijtech.v8i1.4161[Diakses14April2020]
  9. S. W. Adji, “Engine Propeller Matching,” 2005.
  10. M.M Bernitsas, D. Ray, and P. Kinley, “KT, KQ and Efficiency Curves For The Wageningen B-Series Propellers,”May. 1981.
  11. G. Dubbioso, R. Muscari, and A. Di Mascio, “Cfd Analysis Of Propeller Performance In Oblique Flow,” pp. 298–305, May. 2013.
  12. R. E. Bensow, “Ocean Engineering,” vol. 158, Pp. 162–170, April. 2018.