Analisis Stabilitas (Intact, Damage Stability) Kapal Landing Craft Tank (LCT) dikonversi menjadi Livestock Carrier (Kapal Ternak)

*Aulia Faradilla Adi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 9 Sep 2019; Published: 10 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kapal Landing Craft Tank (LCT) dilarang digunakan untuk angkutan penyeberangan sehingga diperlukan perubahan fungsi dari kapal tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan konversi kapal LCT menjadi Livestock Carrier (Kapal Ternak) dikarenakan menurut sejumlah data bahwa kebutuhan konsumsi ternak yang meningkat. Penelitian ini menganalisis stabilitas (intact dan damage stability) kapal sebelum konversi (LCT) dan kapal setelah konversi (Kapal Ternak). Penelitian ini dilakukan menggunakan software model 3D dan software stability pada saat kapal muatan penuh dan kapal muatan kosong dengan beberapa kondisi loadcase. Hasilnya menunjukkan kapal LCT maupun kapal ternak memenuhi kriteria intact stability dan damage stability sesuai dengan peraturan IMOMSC.267(85), AMSA, Marine Order 43, IMO MSC.281 (85) dan IMO MSC.216 (82).

Keywords: Konversi; LCT; Livestock Carrier; Analisis Stabilitas; IMO; AMSA

Article Metrics:

  1. Anonim, “Kapal pendarat tank,” 2017. [Online].
  2. Available: https://id.m.wikipedia.org.
  3. Peraturan Mentri Perhubungan No. 39 Penyelenggaraan Angkutan Penyebrangan, 2015.
  4. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, 2017.
  5. R. A. Pitoko, “Kebutuhan Hewan Kurban Tembus 1,5 Juta Ekor,” 2018 [Online].
  6. Available: https://ekonomi.kompas.com.
  7. O. Anwar, “Analisa Stabilitas ( Intact, Damage Stability ) Dan Olah Gerak Landing Craft Tank (LCT) Dikonversi Menjadi Tipe Roro”, 2018.
  8. R. F. Høvik, “Application of Probabilistic Damage Stability for Risk Reduction Related to Cruise Ship Operation in Arctic,” 2015.
  9. F. Rohmadhana and H. A. Kurniawati, "Analisis Teknis dan Ekonomis Konversi Landing Craft Tank (LCT) Menjadi Kapal
  10. Motor Penyeberangan (KMP) Tipe Ro-ro untuk Rute Ketapang – Gilimanuk," 2018.
  11. A. Ramadhan, “Rancang Desain dan Konstruksi Kapal Pengangkut Ternak Tipe Katamaran untuk Pelayaran Nasional”,2018.
  12. N. A. Cakasana, “Analisis Damage Stability Pada Desain Awal FSO Untuk Lapangan Minyak Kakap Di Laut Natuna Provinsi Kepulauan Riau,” 2017
  13. International Maritime Organization( IMO), Code on intact stability for all type of ship covered by IMO instruments Resolution MSC.267(85), 2008.
  14. AMSA, Marine Order 43 ( Cargo and cargo handling — livestock ), 2006.
  15. International Maritime Organization ( IMO), SOLAS Chapter II-1 Resolution MSC.281(85), Subdivision and damage stability regulation, 2009.
  16. International Maritime Organization( IMO), MSC. 216 (82).