Analisa Pengaruh Perubahan Desain Kapal Monohull Menjadi Kapal Katamaran Terhadap Stabilitas dan Olah Gerak Kapal, Studi Kasus Kapal Dongkrok di Jepara

*Widya Gultom  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 6 Aug 2019; Published: 6 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Perubahan desain kapal monohull menjadi katamaran dapat memberikan pengaruh terhadap performa kapal. Performa yang dikaji dalam penelitian ini adalah stabilitas dan olah gerak kapal. Metode yang dilakukan dengan cara penetapan nilai S/L = 0,3 ; 0,35 ; dan 0,4. Hasil perhitungan stabilitas kapal diperoleh karakteristik stabilitas terbaik dengan nilai GZ max 2,611365 m untuk S/L = 0,4 pada sudut 17,3°. Terjadi peningkatan performa stabilitas yang lebih baik daripada monohull sebelumnya dengan nilai GZ max 0,5081 m pada sudut 38,2°. Hasil analisis olah gerak menunjukkan kondisi peningkatan performa rolling dari kapal katamaran pada kisaran 50% lebih baik dari kapal monohull dan nilai terkecil dari rolling ada pada nilai S/L = 0,4 dengan kemiringan  2,361°.

Keywords: katamaran; S/L; stabilitas; olah gerak; multi-gear

Article Metrics:

  1. BPS-Bappeda Kabupaten Jepara., 2018, Jepara dalam angka, BPS Kabupaten Jepara, Jepara
  2. Simbolon, et al, “Zona Penangkapan Ikan di Taman Nasional Karimunjawa.” Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 8, No. 1, Hlm. 129-143, Juni 2016
  3. s Doloksaribu, Mercyan Orado. 2018 "Modifikasi Kapal Tipe Monohull Menjadi Tipe Katamaran Untuk Menunjang Kegiatan Pariwisata Di Kawasan Perairan Danau Toba (Studi Kasus KM. Horas Nainggolan)," Departemen Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro, Semarang.
  4. Hadi, Eko Sasmito. “komparasi hull performance pada konsep design kapal ikan multi fungsi dengan lambung katamaran,” Departemen Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro, KAPAL, Vol. 6, No. 3, Oktober 2009
  5. B. A. Adietya, A. F. Zakky and F. Ramadhan, "Studi Pra Perancangan Kapal Monohull Katamaran Trimaran di Perairan Bali," JURNAL TEKNIK PERKAPALAN, vol. 10, no. 1, Februari, 2013.
  6. [PERMEN] Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No PER.2/MEN/2011, tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan pada WPP-NRI. 2011. Kementerian kelautan dan Perikanan Jakarta. Hlm.:1-24.
  7. "HSC Code - International Code of Safety for High," International Maritime Organization, 1994
  8. M.Tello, S Ribeiro e Silva, C Guedes Soares. (2010) . Seakeeping performance of fishing vessels in irregular waves. Elsevier
  9. I K. A. P. Utama, D. Setyawan, Murdijanto A. Sugiarso and A. Jamaluddin, 2010, “Development of Catamaran Fishing Vessel”, IPTEK, The Journal for Technology and Science, Vol. 21, No. 4, November 2010
  10. S. Groleau, J. Revord, T. Robins, B. Vandedrinck, (2007). Naval Architecture Research Group, Ocean Engineering Design, Final Report 2007, Florida Institute of Technology,.
  11. Hind, J. A. 1982. Stability and Trim Of Fishing Vesels And Other Small Ships. Second Edition. Fishing News Book Ltd. Famham, Surrey. England
  12. Utama, I. K. A. P. (1999). Investigation of the Viscous resistance components of catamaran form. Ph.D Thesis. University of Southampton, UK.
  13. Richard B., Fella G., R.P. Soumokil, (2018), Studi Korelasi Hambatan dan Seakeeping Kapal Trimaran Untuk Daerah Perairan Maluku, Seminar Nasional “Archipelago Engineering”, Ambon, Indonesia
  14. Perwira Airlangga M, 2007, ”Perbandingan Perencanaan Kapal Katamaran dan Monohull Sebagai Kapal Riset Di Perairan KarimunJawa” ,Tugas Akhir-LK 1347, ITS Surabaya.