Analisa Perbandingan Kekuatan Pengelasan MIG dan TIG Pada Alumunium 5083 Dengan Pengujian Tarik, Impak, dan Mikrografi

*Deri Syabandi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 6 Aug 2019; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Aluminium 5083 merupakan logam paduan yang banyak digunakan dalam bidang industri sebagai rangka konstruksi. Jenis pengelasan yang tepat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dan MIG (Metal Inert Gas) merupakan jenis pengelasan yang digunakan karena memiliki kelebihan dibandingkan jenis pengelasan yang lain. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil kekuatan tarik, impak, dan mikrografi . Pada aluminium 5083 dilakukan pengelasan TIG dan MIG dengan sambungan double v-butt joint 60°. Hasil penelitian menunjukkan faktor jenis las berpengaruh terhadap kualitas pengelasan dilihat dari grafik kekuatannya. Pengelasan TIG mendapatkan nilai tertinggi sebesar 47,14 MPa untuk kekuatan tarik dan 27.14% untuk regangan rata-rata. Kekuatan impak terbesar dari pengelasan MIG dengan sebesar 0,27 J/mm2. Dari hasil pengujian di dapatkan nilai terendah yaitu pengelasan MIG untuk kekuatan tarik dan regangan. Kekuatan impak terendah dari pengelasan TIG . Perubahan struktur mikro sambungan las TIG lebih baik dibandingkan dengan MIG, karena strukturya lebih menyatu dilihat pada daerah HAZ (Heat Afected Zone). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan hasil pengelasan rata-rata MIG lebih baik dibandingkan TIG.

Article Metrics: