Analisa Hambatan karena Perubahan Bentuk Lambung Monohull menjadi Katamaran pada Kapal Ferry Berbasis CFD

*Olivia Marlina  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro , Indonesia
Wilma Amiruddin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro , Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro , Indonesia
Received: 23 May 2019; Published: 6 Jul 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Mengubah konstruksi sebuah kapal monohull menjadi katamaran dapat memperluas luas geladak sehingga lebih memudahkan dalam menentukan layout/ tata letak muatan di atas geladak. Desain alternatif konstruksi ini berdampak terhadap performance kapal dan terhadap peningkatan hambatan. Peningkatan hambatan berakibat langsung kepada konsumsi BBM. Perubahan konstruksi tersebut ditinjau berdasarkan letak demihull pada variasi S/L 0,25; 0,30; 0,35 dengan variasi perbedaan B/T, S/L, Fn, L/B, dan Cb dengan metode CFD (computational fluid dynamics) sebagai metode penelitiannya. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa nilai hambatan terbesar dimiliki oleh katamaran dengan nilai S/L 0,25 sebesar 249,30 kN yang juga mempunyai nilai konsumsi BBM terbesar yaitu 18,76 liter/nautical miles. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menghitung perbedaan nilai hambatan berdasarkan perbedaan variasi bentuk lambung dari monohull menjadi katamaran dengan nilai S/L tertentu, serta pengaruhnya terhadap konsumsi BBM.
Keywords: BBM; CFD; Ferry Ro-ro; Hambatan; Katamaran

Article Metrics:

  1. P. Adi and Amiadji. 2013. Analisa Penerapan Bulbous Bow pada Kapal Katamaran untuk Meningkatkan Efisiensi Pemakaian Bahan Bakar. J. Teknologi Ilmu Kelautan ITS, 3(1) : 13-18
  2. G. Adib. 2015. Analisa Penambahan Centerbulb terhadap Hambatan Total Kapal Catamaran menggunakan Software Berbasis CFD. J. Teknik Perkapalan,:tidak diterbitkan
  3. Samuel, M. Iqbal and I.K.A.P Utama. 2015. “An Investigation Into The Resistance Components OF Converting A Traditional Monohull Fishing Vessel Into Catamaran Form”. Int. J. Technology, 6(3) : 432-441
  4. P. R. Couser. 1997. Calm water powering predictions for high-speed catamarans. J. Marine Science and Technology, 16(3) :254-269
  5. I. K. A. P. Utama, dkk. 2012. An Investigation Into The Resistance/Powering and Seakeeping Characteristics of River Catamaran/ Trimaran. J. Teknologi Ilmu Kelautan ITS, 15(1) : 25-30
  6. C. E. Febrian, D. Chrismianto and G. Rindo. 2017. Analisis Hambatan dan Gaya Angkat dari Modifikasi Stephull dengan Variasi Sudut pada Kapal Pilot Boat 15 Meter ALU Menggunakan Metode CFD. J. Teknik Perkapalan, 6(1) : 150-159
  7. A. Molland. 2008. The Maritime Engineering Reference Book 1st Edition. A Guide to Ship Design, Construction and Operation
  8. M. Insel and A. F. Molland. 1991. An Investigation Into The Resistance Components of High Speed Displacement Catamarans. The Royal Institution of Naval Architects. pp. 10
  9. L. Nooryadi and K. Suastika. 2012. Perhitungan Wave Making Resistance pada Kapal Katamaran dengan Menggunakan CFD. J. Teknik Perkapalan ITS, 1(1) : 30-34
  10. R. T. Indrawati. 2012. Analisa Hambatan Total Kapal Katamaran dengan Konfigurasi Jarak Lambung Secara Melintang (S/L). J. Teknik Perkapalan UI. pp. 35-39
  11. Wartsila 20 Projet Guide. 2018. pp. 3-2,
  12. N. A. Kriswan, E. S. Hadi and M. Iqbal. 2018. Engine - Water Jet Propeller Matching pada Pilot Boat Single Hard Chine 15 Meter. J. Teknik Perkapalan, 6(4)