Analisa Kekuatan Konstruksi Kapal Terhadap Variasi Panjang Penumpu Dan Sudut Bracket Pada Kapal Perintis 1200 GT

Received: 18 Apr 2019; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Dengan perkembangan teknologi pembuatan konstuksi kapal, pembuatan bracket pada konstruksi kapal merupakan inovasi untuk meningkatkan kekuatan dalam pembuatan konstruksi kapal. Akan tetapi, belum adanya aturan terperinci terkait panjang penumpu dan sudut bracket serta penelitian lebih lanjut perihal pengaruh dari perubahan tersebut terhadap tegangan maksimum pada konstruksi kapal. Berdasarkan hal diatas, penelitian ini diolah dengan bantuan Software analisa MSC Patran sebagai pembuatan model dan MSC Nastran sebagai analisa untuk mengetahui tegangan maksimum pada kontruksi kapal. Nilai tegangan maksimum pada model yang direncanakan diantaranya 26,3 N/mm2 , 27,7 N/mm2 , 29,5 N/mm2 pada kondisi air tenang, 40,9 N/mm2 , 43 N/mm2 , 45,8 N/mm2 pada kondisi Hogging, dan 59,9 N/mm2 , 63 N/mm2 , 67,2 N/mm2 pada kondisi Sagging. Nilai tegangan maksimum tesebut jika dibandingkan tiap model dan dipresentasekan perubahannya maka perbandingan model 1 dan 2 berpengaruh 4,5% - 5,5%, model 2 dan 3 berpengaruh 6,0% - 6,5%, model 1 dan 3 berpengaruh 10% - 11%. Selain itu, nilai dari tegangan tersebut dibandingkan dengan tegangan izin berdasarkan regulasi BKI dengan hasil semua model yang direncanakan tetap memenuhi tegangan izin tersebut. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa bracket model 1 dengan ukuran 650 x 500 mm merupakan bracket paling efisien untuk memperkecil tegangan maksimum.

Keywords: Kontruksi; Kekuatan Memanjang; Bracket; Tegangan Maksimum; Air Tenang; Hogging; Sagging

Article Metrics:

  1. I. K. Djaya, Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008
  2. M. G. Rusdi, M. Sutisna M, and T. Yulianto, “ANALISA FATIGUE LIFE PADA BRACKET OIL TANKER DENGAN BEBAN SLOSHING,” Jurnal Teknik ITS, vol. 7, no. 1. 2337-3520, 2018
  3. I. P. Mulyatno, and A. Pratama, “ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI CAR DECK PADA KAPAL KM. DHARMA FERRY 3 DENGAN METODE ELEMEN HINGGA,” Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 8, no. 2, pp. 53–61, Feb. 2012
  4. Ardianus, S. Hardy S, and D. Setyawan, “ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI SEKAT MELINTANG KAPAL TANKER DENGAN METODE ELEMEN HINGGA,” Jurnal Teknik ITS, vol. 6, no.2. 2337-3520, 2018
  5. I. P. Mulyatno, S. Joko S, and A. Mukshin, ”ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI CAR DECK AKIBAT PENAMBAHAN DECK PADA RUANG MUAT KAPAL MOTOR ZAISAN STAR 411 DWT DENGAN METODE ELEMEN HINGGA,” Kapal: Jurnal Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 4, no. 2, Apr. 2016
  6. T. Mairuhu, “KEKUATAN STRUKTUR KAPAL AKIBAT PENAMBAHAN PANJANG,” Jurnal Teknologi, vol. 8, no. 1. 835-843, 2011
  7. A. F. Zakki, G. Aditya C. J, and E. S. Hadi, “ANALISA OENGARUH SUDUT MASUK KAPAL PERINTIS 750 DWT TERHADAP RESISTANCE KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD),” Kapal: Jurnal Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 5, no. 2, Apr. 2017
  8. Biro Klasifikasi Indonesia, BKI Volume II Rules For Hull. Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia, 2018
  9. I. P. Mulyatno, E. Sutisna S, and S. J. Sisworo. “ANALISA KEKUATAN STRUKTUR MAIN DECK SEBAGAI PENUMPU TOWING WINCH PADA KAPAL OSV.GO PERSEUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA,” Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 5, no. 2, pp. 421–430, Dec. 2017
  10. I. P. Mulyatno, B. Arswendo A, and M. Alan, “ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI BRACKET TOWING HOOK PADA TB . BONTANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN RULES BKI,” Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 9, no. 1, pp. 1–5, Jan. 2013