Analisa Kekuatan Tekuk, Impak dan Mikrografi Baja St 40 Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) Dengan Media Pendingin Air Garam dan Oli

*Gusti Mirza  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Sarjito Jokosisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Kiryanto Kiryanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 20 Jul 2018; Published: 23 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 340
Abstract
Baja St 40 tergolong baja karbon rendah, dimana baja karbon rendah merupakan bahan baku utama untuk pembuatan kontruksi kapal. Dalam pembuatan kontruksi kapal jenis pengelasan sangat diperhatikan agar dihasilkan sambungan las yang baik. Las SMAW( Shielded Metal Arc Welding) adalah salah satu teknik pengelasan yang banyak digunakan dalam perindustrian kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tekuk, impak dan perubahan struktur mikro pada sambungan las sebelum dan sesudah diquenching. Pengelasan baja St 40 menggunakan las SMAW( Shielded Metal Arc Welding) dengan sambungan las double v-butt joint dengan sudut 600. Perlakuan pendinginan menggunakan air garam, oli dan tanpa pendingin. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendinginan pada hasil pengelasan mempengaruhi kualitas sambungan ditinjau dari kekuatannya. Pada pengelasan tanpa pendinginan didapatkan nilai tertinggi pada  kekuatan bending  yaitu sebesar 492,66 Mpa dan terendah berturut-turut air garam 467,92 Mpa dan oli  380,01 Mpa. Sedangkan untuk kekuatan impak didapatkan nilai tertinggi pada  pendinginan menggunakan media oli, yaitu sebesar 0,537 J/mm2 dan terendah berturut-turut air garam  0,450 J/mm2 dan tanpa pendinginan 0,381 J/mm2.. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kekuatan bending tertinggi didapatkan dari spesimen tanpa quenching, sedangkan harga impak tertinggi didapatkan dari spesimen yang menggunakan pendingin oli
Keywords: Baja St 40 ; Pengelasan SMAW ; Quenching ; Tekuk ; Impak ; Mikro

Article Metrics:

  1. Wiryosumarto, H. 2004. Teknologi pengelasan Logam. Jakarta: Pradnya paramita.
  2. Mulyatno, IP dan Sarjito J.S. 2008. Analisa Kekuatan Sambungan Las SMAW ( Shielded Metal Arc Welding ) Pada Marine Plate 42 Akibat Faktor Cacat Porositas dan incomplete Penetration. Semarang : Jurnal Teknik Perkapalan. Vol. 5, No 2 : 102-113.
  3. Muhammad, Burhanuddin. 2014. Laporan Bending Test. Retrieved from: http://teknikdesaindanmanufaktur.blogspot.co .id/2014/10/laporan-bending-test.html (Accessed: 20 Febuari 2018)
  4. Malau, V. dan Widyaparaga A. 2008. Pengaruh Perlakuan Panas Quench dan Temper terhadap Laju Keausan, Ketangguhan Impak, Kekuatan Tarik, dan Kekerasan Baja XW 42 untuk Keperluan Cetakan Keramik. Jurnal Media Teknik. Vol. 2, No 2 : 186-192.
  5. ASM Metal Handbook Volume 9, 2004
  6. Jordi, M dkk. 2017. Analisa Pengaruh Proses Quenching Dengan Media Berdeda Terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan baja St 36 Dengan Pengelasan SMAW. Semarang : Jurnal Teknik Perkapalan. Vol. 5, No 1 : 272-281
  7. Wiryosumarto, H, dan Okumura, T. 2000. Teknologi pengelasan Logam. Jakarta: Pradnya Paramita.
  8. USA.AWS D 1.2. 2004. Structural Welding Code - Aluminium. Florida: American Welding Society.
  9. Soetardjo, 1997. Teknologi Pengelasan Logam. Jakarta : Rineka Cipta.
  10. Naufal, A. 2016. Pengaruh Kuat Arus Listrik Dan Sudut Kampuh V Terhadap Kekuatan Tarik Dan Tekuk Aluminium 5083 Pengelasan Gtaw. Semarang : Jurnal Teknik Perkapalan. Vol. 4, No 1 : 256-264.
  11. Yuwono, A. H. 2009. Buku Panduan Praktikum Karakterisasi Material 1 Pengujian Merusak (Destructive Testing). Jakarta : Universitas Indonesia.
  12. Handoyo, Yopi. 2015. Pengaruh Quenching Dan Tempering Pada Baja Jis Grade S45C Terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Crankshaft. Bekasi : Jurnal Imiah Teknik Mesin. Vol. 3, No 2 : 102-115.
  13. ASTM E190-14. 2014. Standard Test Method for Guided Bend Test for Ductility of Welds.
  14. ASTM E23. 2007. Standard Test Methods for Notched Bar Impact Testing of Metallic Materials. USA.