Analisa Teknik Penggunaan Serat Pandan Wangi Dan Serat Ampas Tebu Dengan Filler Serbuk Gergaji Kayu Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal Di Tinjau Dari Kekuatan Lentur Dan Tekan

*Alexander Martua Napitupulu  -  Departemen Teknik Perkapalan , Indonesia
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan , Indonesia
Sarjito Jokosiworo  -  Departemen Teknik Perkapalan , Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pemanfaatan serat pandan wangi sebagai serat penguat material komposit akan mempunyai arti yang sangat penting yaitu dari segi pemanfaaatan yang belum dioptimalkan dari segi ekonomi dan pemanfaatan hasil olahannya. Serat ampas tebu (baggase) merupakan limbah organik yang banyak dihasilkan di pabrik-pabrik pengolahan gula tebu di Indonesia. Material kapal kayu yang digunakan baik untuk konstruksi, non konstruksi maupun untuk keperluan lain diperlukan.pemilihan jenis kayu yang tepat. Pada penelitian ini menggunakan metode hand lay up dengan arah orientasi serat lurus, fraksi volume 60% matriks polyester dan 40% serat pandan wangi, komposit serat kayu gergaji dan serat tebu. serat pandan wangi, komposit serat kayu gergaji dan serat tebu dengan volume 10%S.Tebu,10%S.Kayu,40%S.Pandan mempunyai Nilai rata-rata kuat tekan per variasi sebesar 41,70 N/mm2 dan memiliki nilai tertinggi sebesar 42,07 N/mm² dan mempunyai rata-rata nilai modulus elastisitas sebesar 3143,10 N/mm2,nilai uji impact tertinggi volume 10% S.Tebu,10%S.Kayu,40%S.Pandan mempunyai energi impak rata-rata sebesar 6,30 joule dengan nilai tertinggi sebesar 10,8 joule. volume 20%S.Tebu,20%S.Kayu,20% S.Pandan mempunyai keuletan rata-rata sebesar 0,038 J/mm². semakin panjang serat maka kekakuan kayu komposit semakin naik. Menaikkan kekakuan berarti modulus flexure meningkat. Pemakaian filler serbuk kayu gergaji 10% berfungsi membatasi pergerakan matrik polyester ketika komposit diberikan bending atau impak sehingga regangannya kecil.

Keywords: Serat Panda Wangi; Serat Kayu Gergaji; Serat Tebu; polyester resin; wax; Bending; Impact

Article Metrics:

  1. Febrianto, B. Dan Diharjo, K.,2004, Kekuatan Bending Dan Impact Komposit Hibrid Sandwich Kombinasi Serat Karung Goni Dan Serat Gelas Polyester Dengan Core Kayu Sengon Laut, Skripsi, UNS, Surakarta.
  2. Agus D.C.,Sari N.H.,Sinarep,2009.Komposit sandwich polyester diperkuat serat tumbuhan Limbah industri dengan honeycomb core dari kertas bekas sebagai bahan alternative pengganti panel kayu.Laporan penelitian hibah Bersaing penelitian sesuai prioritas strategi nasional bacth II.Nomor 312/SP2H/PP/DP2M/VI/2009 Fakultas Teknik, Universitas Mataram
  3. Nasmi Herlina Sari, 2013, Karakteristik Keuatan Bending Kayu Komposit Denggan Filler Serbuk Gergaji Kayu,. Mataram.Universitas Mataram.
  4. Acharya, S.K. dan Mishra, S.C.,2007.Weathering Bahavior of Fly-ash jute Polymer Composite,Journal of reinforced plastics and composites,vol.26,hal. 120
  5. Sari.N.H,2010. Analisa Kekuatan Bending Material Komposit diperkuat Serat Pandan Wangi dengan Matrik Polyester Dan Epoxy, Jurnal Teknik Mesin, ITS, Vol.10, No. 3.Hal.147-155.ISSN 1441-9471.
  6. Ary indra 2011.Dapatkah Kayu Buatan Gantikan Kayu Asli? http://www.ideaonline .co.id/iDEA/Special-Channel/Reconnex?Dapatkah-Kayu-Buatan-Gantikan Kayu Asli.Diakses 5 Maret 2011.
  7. Bismarck, A., Baltazar,Y-J. And Sarlkakis,K.,2008. Green Composites as Panacea? SocioEconomic Aspects Of Green Materials,Environment, Development and Sustainability,2006,8(3),445-463. Pada Nourbakhsh,A., Kokta, B.V., Ashori, A.,Latibari, A.J.,Effect of a Novel Coupling Agent, Polybutadiene Isocyante, On Mechanical Propeties of Wood-Fiber Polypropylene Composites, Journal of Reinforced Plastics and Composites,vol 27,hal 1679-1688
  8. Sari.N.H,2010. Analisa Kekuatan Bending Material Komposit diperkuat Serat Pandan Wangi dengan Matrik Polyester Dan Epoxy, Jurnal Teknik Mesin, ITS, Vol.10, No. 3.Hal.147-155.ISSN 1441-9471.