Pembuatan 3d Modeling Propeller Dengan Menggunakan Digital Photogrammetry

*Ririh Sustiko Asih  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Good Rindo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Propeller berfungsi untuk menghasilkan gaya dorong pada kapal. Propeller harus didesain sedemikan rupa agar mempunyai efisiensi yang maksimal. Desain propeller baik 2D atau 3D sangat berguna untuk proses reparasi dan modifikasi propeller guna mendapatkan propeller dengan efisiens yang maksimal. Namun, muncul permasalahan dengan tidak adanya data propeller yang dimiliki oleh owner atau galangan. Dari permasalahan tersebut, munculah percobaan untuk mendesain propeller dengan menggunakan metode Digital Photogrammetric. Digital Photogrammetry adalah seni dan ilmu untuk mendapatkan pengukuran yang tepat secara matematis dan data 3D dari dua atau lebih hasil foto. Pembuatan 3D model menggunakan metode Digital Photogrammetry dibantu oleh aplikasi Autodesk ReMake, MeshMeixer, Rhinoceros dan selanjutnya divalidasi dengan propeller asli. Hasilnya, model 1 dengan tipe B series memiliki diameter propeller 0,565 m, diameter hub 0,068 m, jumlah daun 4, AE/AO 0,40, dan maksimal koreksi lebar 4,561% dan tebal 5%, model 2 dengan tipe B series memiliki diameter propeller 0,824 m, diameter hub 0,096 m jumlah, daun 4, AE/AO 0,40 dan maksimal koreksi lebar 4,956% dan tebal 4,878%, model 3 dengan tipe B series memiliki diameter propeller 0,62 m, diameter hub 0,067 m, jumlah daun 3, AE/AO 0,35 dan maksimal koreksi lebar 4,974% dan tebal 4,918% hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor pencahayaan, latar dan jarak pemotretan.

 

Keywords: Propeller; Digital Photogrammetric; ReMake; Rhinoceros

Article Metrics:

  1. . Beccari, C. V., Farella, E., Liverani, A., Morigi, S., & Rucci, M. (2010). A fast interactive reverse-engineering system. CAD Computer Aided Design, 42(10), 860–873. https://doi.org/10.1016/j.cad.2010.06.001
  2. . Carlton, J. (2012). Marine Propellers and Propulsion. Marine Propellers and Propulsion. https://doi.org/10.1016/C2010-0-68327-1
  3. . Manik, Perlindungan. (2008). Buku Ajar Propulsi Kapal. Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Diponegoro. Semarang.
  4. . Martorelli, M., Pensa, C., & Speranza, D. (2014). Digital Photogrammetry for Documentation of Maritime Heritage. Journal of Maritime Archaeology. https://doi.org/10.1007/s11457-014-9124-x
  5. . Nasution, Iqbal. (2012). 4 Unsur Penting Dalam Fotografi. https//Iqbalnasution.wordpress.com/2012/01/06/penting/
  6. . Remake, A. (2016). AUTODESK ® REMAKE Welcome to Autodesk ® ReMake !, (May).
  7. . Sensing, R., Sciences, S. I., Symposium, C. V, Menna, F., & Troisi, S. (2010). Low Cost Reverse Engineering Techniques for 3D Modelling of Propellers, XXXVIII, 452–457.
  8. . Studi, P., Geomatika, T., Sukolilo, K. I. T. S., Station, E. T., Scanner, S. P., & Kunci, K. (2004). STUDI FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT DALAM PEMODELAN 3D DAN ANALISIS VOLUME OBJEK Defry Mulia, Hepy Hapsari, d.
  9. . http://staffnew.uny.ac.id/upload/132319839/pendidikan/Fotografi+1+dasar-dasar+Fotografi.pdf