Kajian Teknis Kekuatan Car Deck Pada Kapal Ferry Ro-Ro 500 GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga

*Akbar Huffadz Kalam  -  DepartemenTeknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  DepartemenTeknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Good Rindo  -  DepartemenTeknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

KMP. Gambolo 500 GT adalah tipe Ro – Ro Passanger Ship  Dirjen Perghubungan Darat yang beroprasi di Pelabuhan Teluk Bungus dengan rute pelayaran Padang – Mentawai, waktu tempuh delapan sampai sepuluh jam yang mengharuskan kondisi kapal selalu dalam keadaan aman terutama konstruksinya. Geladak kendaraan merupakan suatu geladak pada kapal yang berguna untuk menahan muatan berupa kendaraan. Car deck adalah komponen struktur konstruksi yang fital karena perannya yang tidak hanya menahan muatan kendaraan namun menahan geladak yang ada di atasnya. Penelitian tentang kekuatan konstruksi Car deck perlu diperhatikan karena awalnya Car deck direncanakan untuk mengangkut truk sedang dan sedan. Titik tumpu pembebanan yang digunakan berdasarkan peraturan dari Departemen Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat tahun 2008. Analisa yang digunakan adalah analisa beban statis untuk mengetahui letak tegangan terbesar pada konstruksi Car deck berdasarkan beberapa variasi keadaan yaitu saat keadaan air tenang dan kapal oleng 320. Hasil analisa menggunakan program berbasis Metode Elemen Hingga didapatkan hasil tegangan terbesar pada saat kapal diubah muatannya di kondisi air tenang yaitu sebesar 142 N/mm². Tegangan masih dalam kondisi aman berdasarkan rules BKI yaitu 190 N/mm². Saat kondisi muatan baru SF sebesar 1.33 jadi perubahan muatan dari truk sedang ke truk tronton konstruksi Car deck masih dalam kondisi aman.

Keywords: Kekuatan Struktur; Car deck; Metode Elemen Hingga

Article Metrics:

  1. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero.2014. “Rules for Hull Volume II”. Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia.
  2. Dokkum, van Klaas. 2003. “Ship Knowledge – A Modern Encyclopedia”, Dokmar, The Netherlands.
  3. Djaya,I K. 2008. Teknik Konstruksi Kapal Baja 1. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  4. Doni Setyawan,dkk. 1999. Kekuatan Struktur Kapal. Jakarta : Pradnya Paramita.
  5. Zakki, Ahmad Fauzan., 2014, Metode Elemen Hingga, Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Semarang
  6. Junbo Jia, Anders Ulfvarson. 2004. A Parametric Study For Structural Behavior Of a Lightweight Deck, Division of Marine Structure, Department of Naval Architecture and Ocean Engineering, Chalmers University of Technology, 412 96 Gothenburg, Sweden
  7. Popov, E. P., 1978, Mechanics of Material, 2nd edition, Prentice-Hall, Inc., Englewoood Cliffs, New Jersey, USA.
  8. Panduan Batasan Maksimum Perhi-tungan JBI dan JBKI untuk Mobil Barang, Kendaraan Khusus, Kendaraan Penarik berikut Kereta Tempelan/ Kereta Gandengan, Departemen Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat