Analisis Perbedaan Performa Pada Kapal Ikan Dengan Mengubah Bentuk Monohull Menjadi Katamaran

*M. Aji Luhur P  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wilma Amiruddin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Salah satu bentuk upaya efisiensi pengunaan kapal ikan adalah memperbaiki performanya. Perubahan performa dapat dibuktikan dengan mengubah bentuk lambung dari monohull menjadi bentuk katamaran. Performa yang timbul akibat perubahan tersebut dapat diperoleh melalui proses analisa teori bangun kapal dengan bantuan software yang terintegrasi.  Hasil analisa menunjukkan terdapat perbedaan signifikan, dimana hasil analisa stabilitas yang memiliki stabilitas paling baik adalah katamaran dengan S/L 0,35 dengan GZ dalam kondisi kosong yaitu 1,682 m , setengah penuh 1,803 m dan penuh 1,748 m. Dari hasil analisa hambatan total diketahui bahwa katamaran dengan S/L 0,33 memiliki hambatan yang paling minimum dengan Rt sebesar 0,013736 untuk fn 0,11 ; 0,041201 untuk fn 0,21 ; dan 0,080897 untuk fn 0,31 jika dibandingkan dengan katamaran 0,34; 0,35 dan monohull.

Keywords: monohull; catamaran; kapal ikan; hambatan; stabilitas

Article Metrics:

  1. A.Z. Ridwan. “Tahanan Kapal (Ship Resistance)”. 2011 http://smallshipyard.blogspot.co.id/2011/01/tahanan-kapal-ship-resistance.html
  2. Benjamin Bouscasse, Riccardo Broglia. (2013). Experimental investigation of a fast catamaran in head waves Journal.
  3. Eka Widya, Mistar Afandi. 2009. Desain Ulang Kapal Ikan di Daerah Brondong Lamongan. Skripsi Sarjana Pada Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya: Tidak diterbitkan
  4. Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan, 2015, Katalog alat penangkapan ikan Indonesia, Departemen Kelautan dan Perikanan
  5. Hermawan A, Fachrurrozi S, Rani Komala S. (2010). Perancangan Kapal Penyeberangan Katamaran Sungai Bengawan Solo di Desa Jimbung Kabupaten Blora. Pada Universitas Diponegoro, Semarang: Tidak diterbitkan
  6. Iskendar, 2006, Komponen Gaya Hambatan Kapal, Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi, Kedeputian Bidang TIRBR,BPPT
  7. Laksmono A. “Stabilitas”. 2011 http://arieflaksmono.com/stabilitas.php
  8. Riccardo Broglia, Boris Jacob, Stefano Zaghi. (2014). Experimental investigation of interference effects for high speed catamarans Journal
  9. U.S Department Of Commerce Maritime Administration., “Catamaran Study: Volume II Catamaran Technology”, General Dynamics Quincy Division, 1969
  10. Weillin Luo, Lucia Moreira, C. Guedes Soares. (2014). Manoeuvering simulation of catamaran by using implicit models based on support vector machines.
  11. International Maritime Organisation (IMO).