Analisa Nilai Thrust Optimum Propeler B4-70, Ka4-70 Dan Au4-59 Pada Kapal Tugboat Pelabuhan Paket-Ii 2x1850hp Dengan Variasi Sudut Rake Menggunakan CFD

*Gagah Prayogo Wibowo  -  1Departemen Teknik Perkapalan, FakultasTeknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Departemen Teknik Perkapalan, FakultasTeknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Berlian Arswendo Adietya  -  Departemen Teknik Perkapalan, FakultasTeknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Suatu  kapal harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan kecepatan dinas (Vs). Hal ini mempunyai arti bahwa kapal haruslah mempunyai rancangan sistem propulsi yang baik. Salah satu komponen utama sistem propulsi adalah alat penggerak (Propeller), pemilihan alat penggerak yang efektif akan mempengaruhi gaya dorong yang dihasilkan kapal tersebut. Adapun aspek dari sitem propulsi itu sendiri ialah Perencanaan desain Propeller. Propeller merupakan salah satu aspek yang wajib direncanakan dengan baik guna mencapai tujuan fungsi kapal dalam hal kecepatan. Kecepatan pada kapal tidak terlepas dari desain propeller yang baik agar mendapatkan gaya dorong (Thrust) optimal yang dihasilkan oleh gerak propeller. Penelitian ini dibuat pada 18 model tipe dari propeler b-series, k-series dan au-series dengan variasi sudut rake dari 00, 30, 60, 90, 120 dan 150.  Perbedaan  model  mengindikasikan nilai thrust,  torque dan efisiensi yang berbeda sehingga penulis menganalisa masing-masing model  agar  dapat  diketahui  model  dengan  thrust  tertinggi  dan  torque  terendah  dengan  bantuan program Computational Fluid Dynamics (CFD). Dalam penganalisaan yang dilakukan menggunakan software CFD ANSYS CFX 14.0 menunjukkan dari masing-masing model propeller yang di analisa terdapat perbedaan nilai thrust, torque dan efisiensi yang dihasilkan. Dari hasil analisa  model tersebut, nilai thrust tertinggi dihasilkan pada model Propeller Ka4 70 Series dengan sudut rake 60  dengan nilai sebesar 337206 N. Nilai torque terendah dihasilkan pada model Propeller B4 70 Series dengan sudut rake 120 dengan nilai sebesar  40068,80 Nm, dan mendaptkan Nilai efisiensi tertinggi diperoleh pada model propeller B4 70 sudut rake 150  yaitu sebesar 0,61694956.

Keywords: Propeller; Thrust; Torque; efisiensi; CFD.

Article Metrics:

  1. Bernitsas, M.M., Ray, D, Kinley, P, 1981, Kt Kq Eta curves - Wageningen B-Series Propellers - Bernitsas 1981, Jurnal, Department of Naval Architecture and Marine Enginering, The University of Michigan
  2. Cahyaning Ati,Wisnu, 2011, Analisa Pengaruh Variasi Sudut Rake Propeller B-Series Terhadap Distribbusi Aliran Fluida Dengan Metode CFD, Tugas Akhir, Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, ITS: Surabaya
  3. Ishiodu Anthony ,“Design Procedure of 4-Bladed Propeller”, West African Journal of Industrial and Academic Research Vol.8 No.1 September 2013: Maritime Academy of Nigeria, Nigeria
  4. Manik, Parlindungan, 2008, Buku Ajar Propulsi Kapal, Jurusan Teknik Perkapalan, UNDIP: Semarang
  5. Molland, Antony E, 2010, The Maritime Engineering Reference Book, Oxford University, Oxford:UK
  6. Serkan Ekinci, 2011, “A Practical Approach for Design of Marine propellers With Systematic Propeller Series”, Yildiz Technical University, Department of Naval Architecture and Marine Engineering, Besiktas, Istanbul: Turkey
  7. Simbolon, Herbet, 2015, Analisa efisiensi propeller b-series dan kaplan pada kapal tugboat ari 400 hp dengan variasi jumlah daun sudut rake menggunakan cfd, Tugas Akhir, Jurusan Teknik Perkapalan, UNDIP: Semarang