ANALISA HAMBATAN AKIBAT PENAMBAHAN STERN WEDGE PADA KRI TODAK MENGGUNAKAN METODE CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC)

*Abi Dimas Alfian  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: 1 Oct 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Sudut stern wedge memegang peranan penting dalam menentukan performa hidrodinamika kapal khususnya dalam hal hambatan. Hambatan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam perancangan sebuah kapal. Dalam membuat kapal perang dengan kriteria senyap diperlukan  stern wedge yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan stern wedge kapal perang terbaik yang mempunyai performa hidrodinamis optimal yaitu mendapatkan hambatan total yang paling kecil sehingga memenuhi kriteria sangat senyap.Penelitian dilakukan dengan cara menganalisa dan menghitung hambatan total kapal menggunakan program computer berbasis CFD. CFD (Computational Fluid Dynamic) adalah ilmu yang mempelajari cara memprediksi aliran fluida, perpindahan panas, dan reaksi kimia dengan menyelesaikan persamaan matematika/numerik dinamika fluida. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan menggunakan CFD dari 16 model variasi stern wedge kapal perang didapatkan 7 model dengan hambatan total lebih kecil dari hambatan total model aslinya, pada Fn 0,22 yaitu model A , pada Fn 0,44 yaitu model A , pada Fn 0,55 yaitu model A dan B dan pada Fn 0,65 yaitu model A , model B dan model C. Kesimpulannya, dari 16 model tersebut didapatkan bentuk stern wedge terbaik yang memiliki hambatan paling kecil yaitu model A.

Keywords: Stern wedge; hambatan total; kapal perang; Fn; CFD

Article Metrics: