ANALISA HAMBATAN KAPAL AKIBAT PENAMBAHAN STERN TUNNELS PADA KAPAL TROPICAL PRINCESS CRUISES MENGGUNAKAN METODE CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC)

*Tuswan Tuswan  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Parlindungan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: 1 Jul 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Stern tunnels merupakan modifikasi bentuk buritan kapal dengan membuat sebuah lekukan kedalam untuk memusatkan aliran air ke propeller. Penambahan stern tunnels ini dilakukan pada kapal penumpang Tropical Princess Cruises. Stern tunnels dipasang pada dua sisi buritan kapal yang berguna untuk mengurangi hambatan yang terjadi pada kapal dan memungkinkan pemasangan propeller berdiameter besar. Analisa perhitungan hambatan total menggunakan software berbasis CFD dengan variasi penambahan ketinggian stern tunnels (Hw) 0,1 - 0,25 m dan panjang stern tunnels (L) 7 - 9 m yang dihitung pada kecepatan dinas kapal yaitu pada Fn 0,46. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan hasil analisa bahwa kapal dengan penambahan stern tunnels dengan Hw 1,444 m atau rasio penambahan stern tunnels sebesar 16% dan panjang stern tunnels 7 m memiliki hambatan total terkecil yaitu dengan pengurangan hambatan total sebesar 11,25%. Berdasarkan komponen hambatan yang ada didapatkan bahwa hambatan gelombang (Rw) berpengaruh besar dalam menurunkan nilai hambatan total akibat penambahan stern tunnels ini.

Keywords: Buritan; Stern Tunnels; Hambatan total; Effective Wake Friction; Kecepatan Advanced; CFD

Article Metrics: