skip to main content

PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP PREVALENSI TERJADINYA PENYAKIT SCABIES DI PONDOK PESANTREN MATHOLIUL HUDA AL KAUTSAR KABUPATEN PATI

*Cindy Tia Mayrona  -  , Indonesia
Prasetyowati Subchan  -  , Indonesia
Aryoko Widodo  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, angka kejadian penyakit skabies mencapai 5,6-12,95%. Pesantren sebagai tempat yang sering didapati higiene perorangan kurang memadai, tentu menjadi tempat yang sesuai untuk penularan penyakit skabies. Angka kejadian skabies sendiri di Pondok Pesantren di Demak mencapai 45,5%.

Tujuan: Mengetahui Pengaruh Sanitasi Lingkungan terhadap Prevalensi Terjadinya Penyakit Skabies di Pondok Pesantren Matholiul Huda Al Kautsar Kabupaten Pati.

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah 46 santri yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi di Pesantren Matholiul Huda Al Kautsar Kabupaten Pati. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square.

Hasil: 31 santri (67,4%) memiliki praktik sanitasi lingkungan yang buruk dan 15 santri (32,6%) memiliki praktik sanitasi lingkungan yang baik. Dari 46 santri ditemukan 39 santri (84,8%) yang menderita skabies. Dengan uji chi square didapatkan nilai p 0,029 ( p<0,05) maka secara statistik terdapat pengaruh yang signifikan antara praktik sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies. Hasil perhitungan Prevalence Ratio (PR) diperoleh nilai 0,7 yang berarti bahwa santri yang praktik sanitasi lingkungan yang buruk mempunyai resiko 0,7 kali untuk mendrita skabies dibanding dengan santri yang praktik sanitasi lingkungannya baik.

Kesimpulaan : Ada pengaruh yang signifikan antara praktik sanitasi lingkungan dan kejadian skabies di pesantran Matholiul Huda Al Kautsar Kabupaten Pati.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Skabies, Sanitasi Lingkungan, Pesantre

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.