skip to main content

HUBUNGAN FIBRILASI ATRIUM TERHADAP PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF

*Rofat Askoro Bimandoko  -  , Indonesia
Pipin Ardhianto  -  , Indonesia
Hexanto Muhartomo  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract
Latar Belakang: Fibrilasi atrium merupakan aritmia jantung yang paling sering ditemui. Fibrilasi atrium diyakini memiliki korelasi terhadap terjadinya gangguan kognitif namun mekanismenya masih belum diketahui dengan jelas. Salah satu instrumen untuk mengukur fungsi kognitif adalah Montreal Cognitive Assessment.
Tujuan: Mengetahui hubungan fibrilasi atrium dengan penurunan fungsi kognitif yang diukur dengan metode Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina).
Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian dari 14 subjek dengan fibrilasi atrium dan 14 subjek dengan irama sinus di Instalasi Elang RSUP Dr.Kariadi Semarang pada bulan April hingga Mei 2016. Kelompok penelitian dilakukan penilaian fungsi kognitif dengan menggunakan Montreal Cognitive Assesment versi Indonesia (MoCA-Ina).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan fungsi kognitif pada subjek dengan fibrilasi atrium sebanyak 13 subjek (92,9%) dan subjek dengan irama sinus sebanyak 3 subjek (21,4%). Penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara fibrilasi atrium dengan kejadian penurunan fungsi kognitif (p=0,000).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fibrilasi atrium dengan penurunan fungsi kognitif.
Fulltext View|Download
Keywords: fibrilasi atrium, penurunan fungsi kognitif, Montreal Cognitive Assessment.

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.