skip to main content

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEMERIKSAKAN DIRI KE PELAYANAN KESEHATAN : PENELITIAN PADA PASIEN GLAUKOMA DI RUMAH SAKIT DR. KARIADI

*Rifki Aziz Fauzian  -  , Indonesia
Fifin Lutfia Rahmi  -  , Indonesia
Trilaksono Nugroho  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract
Latar Belakang Glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbesar kedua setelah katarak. Kebutaan akibat glaukoma bersifat irreversible. Perilaku dan kesadaran masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan kebutaan akibat glaukoma dan membantu tenaga kesehatan mata dalam melakukan deteksi dan penanganan dini.
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat terhadap penyakit glaukoma dalam upaya memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan mata.
Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan studi crossectional. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dengan panduan daftar pertanyaan tertutup. Kemudian dilanjutkan dengan in-depth interview dengan panduan daftar pertanyaan terbuka. Uji statistik yang dilakukan adalah uji normalitas data Saphiro Wilk dan uji korelasi spearman.
Hasil Didapatkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku (p = 0,003). Kuat hubungan secara statistik antar variabel termasuk kategori sedang (0,4 - <0,6), dan arah korelasinya positif yang artinya semakin tinggi variabel bebas, berdampak pada semakin tinggi variabel terikat.
Kesimpulan Ada hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai glaukoma dengan perilaku memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan mata
Fulltext View|Download
Keywords: Tingkat Pengetahuan, Perilaku memeriksakan diri, Glaukoma

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.