skip to main content

Identifikasi Jenis dan Keanekaragaman Biota Fouling Di Perairan Pelabuhan Kamal sebagai Ekosistem Laut

1Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Kelautan dan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura, Indonesia

2Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Kelautan dan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura, Indonesia

Received: 29 Jan 2026; Revised: 17 Feb 2026; Accepted: 30 Apr 2026; Published: 30 Apr 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES)
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Biofouling merupakan proses penempelan organisme hidup pada permukaan struktur yang berada di dalam atau dekat badan perairan laut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis macrofouling, komposisi jenis, indeks biologi, kepadatan biofouling, laju penempelan, dan mengukur parameter kualitas air. Penelitian dilakukan di Perairan Pelabuhan Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan menggunakan 1 stasiun dengan mengamati 4 substrat penempelan alami biota fouling yaitu kayu, batu, fiber dan beton. Pengamatan dilakukan selama 3 minggu. Hasil pengamatan didapatkan jenis macrofouling yaitu teritip, bivalvia, dan gastropoda. Indeks keanekaragaman dan Indeks dominansi untuk ketiga kelompok tersebut memiliki nilai yang rendah dengan nilai indeks (H’) <1,0 dan (C) <0,5. Substrat beton merupakan substrat dengan kepadatan biofouling dan laju penempelan tertinggi yaitu mencapai 660 Ind/m² dan laju penempelan sebesar 31,42 Ind/m²/minggu, sedangkan substrat kayu memiliki nilai kepadatan dan laju penempelan terendah yaitu sebesar 119,04 Ind/m², dan laju penempelan sebesar 5,66 Ind/m²/minggu. Hasil pengukuran kualitas air yang dilakukan di lokasi penelitian didapatkan suhu 26,5 ⁰C – 33,8 ⁰C, salinitas 28 ppt – 31 ppt, pH 7,71 – 7,80, DO 6,32–8,03 mg/L, dan arus 0,18–0,93 m/s.
Keywords: keanekaragaman; komposisi jenis; laju penempelan; macrofouling.

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Arguelles, E. 2022. Total Phenolic Content and In Vitro Analysis of Antioxidant, Antibacterial, and Alpha-Glucosidase Inhibition Properties of Chroococcus Minutus (Kützing) Nägeli (Chroococcales, Cyanobacteria). Journal of Faculty of Pharmacy of Ankara University. 46(1): 170-181
  2. Arianti, M. P., dan K. Fadilah. 2023. Analisis Kualitas Air Laut terhadap Aktivitas Kapal di Pelabuhan Surabaya Berdasarkan Parameter Anti-Fouling. Envirous. 4(1): 86-90
  3. Daruwedho, H., B. Sasmito, dan F. J. Amarrohman. 2016. Analisis Pola Arus Laut Permukaan Perairan Indonesia dengan Menggunakan Satelit Altimetri Jason-2 Tahun 2010–2014. Jurnal Geodesi Undip. 5(2): 147–158
  4. Daulima, N., F. Kasim, M. K. Kadim, dan A. R. Paramata. 2021. Struktur Komunitas dan Pola Sebaran Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Desa Bolihutuo, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal. 8(3): 154–159
  5. Emersida, I. 2021. The Consumption Limit of Oyster (Crassostrea Cucullata Born) is Safe Based on the Heavy Metal Contents of Pb, Cu And Zn in the Estuary of Los Kala River, Lhokseumawe City, Aceh Province. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal. 8(3): 159–165
  6. Fitroh, L. M., N. Indriyawati, K. Dewi, N. A. Aprilia, I. Adila, A. P. Ariyanti, dan S. Tauri. 2025. Laju Pertumbuhan dan Keanekaragaman Biofouling di Perairan Desa Socah, Kecamatan Socah, Bangkalan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan. 6(1): 31–43
  7. Frazier, W. C. A., and D. C. Westhoff. 1991. Fermented Milk Products. in: Food Microbiology, 3rd Ed (Pp. 281–382)
  8. Frazier, W. C. And Westhoff, D. C. (Eds) Mcgraw Hill Book Company
  9. Jana, F. G., F. H. Afifa, H. Triajie, I. W. Abida, dan F. A. Pramithasari. 2024
  10. Biodiversitas Gastropoda Berdasarkan Tipe Sedimen pada Kawasan Ekosistem Mangrove Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan. 5(4): 354–364
  11. Mashar, A., A. P. N. Firdaussyia, M. Krisanti, dan A. A. Hakim. 2021. Biodiversity of Macroinvertebrate in Artificial Substrate from Several Habitats at Ponelo Island, Gorontalo. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 744(1): 12044
  12. Octavina, C., M. Irham, and D. Z. Feriska. 2023. Structure Community of Gastropods and Bivalves in Sabang Coastal. Jurnal Moluska Indonesia. 7(2): 53–67
  13. Rombe, K. H., D. Rosalina, Jusliana, A. Surachmat, Y. Arafat, Hawati, M. R. Najih, M. Amiluddin, A. Rahman, dan R. Hermawan. 2023. Kepadatan dan Keanekaragaman Animal Fouling pada Dermaga Beton di Pulau Harapan, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu Jurnal Kelautan. 16(3): 243–250
  14. Sarifa, S., dan M. Kasim. 2018. Komposisi Jenis dan Kepadatan Makroalga pada Jaring Kantung Apung dengan dan tanpa Menggunakan Sintetik Anti Fouling di Perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau [ Composition of Types and Density of Macroalgae on Floating Pockets Nets with and Without Anti Foul. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
  15. (2): 165–174
  16. Sunarti, S., Y. Abubakar, S. Abubakar, R. Subur, R. Rina, M. A. Kadir, dan A. H. Fadel. 2021. Gastropod Communities in Seagrass Ecosystems in Tafaga Coastal Waters and Figures, Moti Island District, Ternate City. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan. 14(2): 504–512
  17. Supriadi, S., A. Romadhon, dan A. Farid. 2015. Struktur Komunitas Mangrove di Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology. 8(1) 44–51
  18. Utojo, A. Mansyur, A. M. Pirzan, Tarunamulia, dan B. Pantjara. 2005. Identifikasi Kelayakan Lokasi Budidaya Laut di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Journal Penelitian Perikanan Indonesia. 11(5): 9-29
  19. Wahyuningsih, E., dan K. Umam. 2022. Keanekaragaman Gastropoda Di Sungai Logawa Banyumas. Binomial. 5(1): 81-94
  20. Wibawa, W. D. P., H. Ahyadi, I. Hadi, dan D. A. Candri. 2022. Keanekaragaman Teritip pada Tiga Ekosistem (Hutan Mangrove, Padang Lamun dan Terumbu Karang) di Perairan Sekotong. Samota Journal of Biological Sciences. 1(1): 27-38
  21. Wicaksono, A. U., H. Hamsiah, dan K. Yusuf. 2023. Keanekaragaman Biota Penempel yang Berasosiasi dengan Ekosistem Mangrove di Pantai Puntondo Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari (Jiwall). 1(1): 65–75
  22. Wijayanti, H., D. G. Herbowo, dan A. Darmawan. 2020. Keberadaan Hewan Pengotor Teritip di Infrastruktur Teluk Kunyit, Pantai Sariringgung dan Pantai Mutun, Lampung. Jurnal Biologi Tropis. 20(1): 54–58
  23. Zainura, Z., R. Rusydi, dan M. Khalil. 2016. Studi Pembesaran Tiram (Crassostrea Sp) melalui Desain Tata Letak yang Berbeda. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal. 3(2): 54–61
  24. Zain, Y. G., M. Junaidi, dan L. F. Mulyani. 2023. Pengaruh Substrat yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kerang Abalon (Haliotis squamata). Jurnal Laot Ilmu Kelautan. 5(2): 204-218

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.